Pria di Pelalawan Tewas Diduga Dibunuh Adik Kandung, Dipicu Persoalan Tanah Warisan

Pelalawan (Riaunews.com) – Seorang pria berinisial DN (36) tewas dalam dugaan tindak pidana pembunuhan di Desa Kampung Baru, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (22/10/2026). Korban diduga mengalami penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis parang yang dilakukan adik kandungnya sendiri, berinisial IN.

Kapolsek Ukui, AKP Mike Kurniawan, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Polisi masih menyelidiki kasus itu untuk mengungkap kronologi dan motif di balik kejadian.

“Berdasarkan keterangan awal sejumlah saksi, peristiwa bermula saat korban mendatangi rumah orang tuanya untuk menemui IN,” kata Mike, Jumat (23/10/2026).

Cekcok Berujung Dugaan Penganiayaan

Menurut keterangan awal yang dihimpun polisi, pertemuan kedua bersaudara tersebut berujung cekcok mulut. Perselisihan itu diduga berlanjut menjadi aksi kekerasan menggunakan parang.

“Akibat kejadian itu, DN mengalami luka berat hingga akhirnya meninggal dunia,” ujar Mike.

Informasi awal menyebutkan dugaan penganiayaan tersebut dipicu persoalan keluarga terkait penjualan tanah milik orang tua mereka. IN diduga mempermasalahkan transaksi penjualan tanah tersebut.

Namun, polisi belum memastikan motif kejadian itu dan masih mendalami informasi yang diperoleh dari saksi-saksi.

Polisi Amankan Terduga Pelaku

Polres Pelalawan telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian setelah menerima laporan kejadian. Langkah tersebut meliputi penanganan tempat kejadian perkara (TKP), penerimaan laporan polisi, serta pemeriksaan terhadap pelapor dan sejumlah saksi.

Polisi juga telah mengamankan IN yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Penyidik memeriksa pihak terlapor untuk mendalami keterlibatannya dalam kasus itu.

“Kami masih mendalami dugaan motif tersebut. Penyidik juga mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk memastikan penyebab serta kronologi kejadian,” kata Mike.

Hingga kini, penyidik masih melanjutkan proses penyidikan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan DN meninggal dunia.

Komentar