PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memperingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Riau, Sabtu (24/10/2026). BMKG juga mengingatkan adanya potensi kekaburan udara akibat asap di tengah terdeteksinya 14 titik panas di provinsi tersebut.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Anggun R, mengatakan hujan berpotensi terjadi sejak pagi hingga malam hari dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah daerah.
Pada pagi hari, hujan diprakirakan mengguyur Dumai, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, dan Pelalawan.
Memasuki siang hari, potensi hujan meluas ke Pekanbaru, Dumai, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, dan Bengkalis.
“Sementara itu, pada sore hingga malam hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di hampir sebagian besar wilayah Riau. Pada dini hari, hujan ringan masih berpotensi mengguyur Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir,” ujarnya.
Waspadai Hujan Lebat dan Kabut Asap
BMKG mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Kampar, Kuantan Singingi, dan Pekanbaru pada pagi hingga malam hari.
Selain hujan, masyarakat juga diminta mewaspadai kekaburan udara akibat asap yang dapat mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan. BMKG mengimbau warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan di luar rumah jika kondisi asap semakin pekat.
BMKG memprakirakan suhu udara di Riau berkisar 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–100 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10–20 kilometer per jam.
Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter atau masuk kategori rendah.
Riau Catat 14 Titik Panas
Di tengah potensi hujan dan kabut asap, BMKG mencatat 14 titik panas atau hotspot di Riau berdasarkan pembaruan data hingga Jumat (23/10/2026) pukul 23.59 WIB.
Indragiri Hilir mencatat titik panas terbanyak dengan enam titik. Selanjutnya, Pelalawan memiliki tiga titik dan Indragiri Hulu dua titik. Sementara itu, Siak, Kampar, dan Kuantan Singingi masing-masing mencatat satu titik panas.
Secara keseluruhan, BMKG mendeteksi 3.224 titik panas di wilayah Sumatera. Sumatera Selatan mencatat jumlah terbanyak dengan 1.874 titik, disusul Jambi sebanyak 586 titik, Bangka Belitung 518 titik, dan Lampung 216 titik.
BMKG mengimbau masyarakat tetap memantau perkembangan cuaca dan kualitas udara selama akhir pekan. Warga juga perlu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika hujan lebat, petir, angin kencang, atau asap mengganggu jarak pandang dan kenyamanan bernapas.







Komentar