Polsek Cerenti Kembali Tindak PETI di Sungai Kuantan, Tiga Rakit Dibakar

Kuantan Singingi (Riaunews.com) – Polsek Cerenti menindak aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di aliran Sungai Kuantan, wilayah Desa Seberang Pulau Busuk, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Kamis (22/10/2026).

Penindakan tersebut dilakukan setelah polisi menerima pengaduan masyarakat melalui layanan Kepolisian 110 sekitar pukul 11.00 WIB. Saat melakukan pengecekan, petugas menemukan lima unit rakit yang diduga digunakan untuk aktivitas PETI dan sedang beroperasi di sungai tersebut.

Ketika mengetahui kedatangan polisi, dua unit rakit menghidupkan mesin pendorong dan melarikan diri ke arah hilir. Sementara itu, petugas menindak tiga unit rakit lainnya dengan membakarnya di lokasi.

Respons Laporan Masyarakat melalui Layanan 110

Penanganan di lokasi dipimpin Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (Ka SPK) Polsek Cerenti Aipda Sofian Hadi bersama empat personel lainnya.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana mengatakan, penindakan tersebut merupakan respons kepolisian terhadap laporan masyarakat sekaligus upaya menjaga keamanan dan ketertiban.

Ia mengapresiasi masyarakat yang memanfaatkan layanan Kepolisian 110 untuk melaporkan dugaan aktivitas PETI maupun kejadian lain yang membutuhkan penanganan polisi.

“Kami mengapresiasi masyarakat karena dengan adanya layanan Kepolisian 110, masyarakat lebih mudah menyampaikan informasi kepada kepolisian terkait berbagai peristiwa, baik PETI, narkoba, kecelakaan lalu lintas, maupun kejadian lainnya,” ujar Hidayat kepada RiauAktual.com, Kamis malam.

Polisi Imbau Warga Laporkan Dugaan Pelanggaran

Hidayat menegaskan, pihaknya akan terus menindaklanjuti setiap pengaduan masyarakat dan menangani dugaan pelanggaran hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan aktivitas yang diduga melanggar hukum melalui layanan Kepolisian 110.

Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam menyampaikan informasi dapat membantu kepolisian merespons berbagai kejadian di tengah masyarakat.

Komentar