Hotspot Sumatera Capai 2.424 Titik, Riau Terdeteksi Dua Titik Panas

Lingkungan, Nasional36 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) — Jumlah titik panas atau hotspot di Pulau Sumatera mencapai 2.424 titik berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Senin (19/10/2026). Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 1.560 titik.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Alfa Nataris, mengatakan titik panas juga terdeteksi dalam jumlah cukup tinggi di sejumlah provinsi lain, terutama Jambi dan Kepulauan Bangka Belitung.

“Terdeteksi 2.424 titik panas di Sumatera dengan jumlah terbanyak di Provinsi Sumatera Selatan, yaitu 1.560 titik,” ujar Alfa, Senin (19/10/2026).

Selain Sumatera Selatan, Jambi mencatat 345 titik panas dan Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 292 titik. Sementara itu, Lampung memiliki 198 titik, Bengkulu 25 titik, serta Aceh dan Sumatera Barat masing-masing satu titik.

Riau Terdeteksi Dua Titik Panas

Di tengah tingginya jumlah titik panas di Sumatera, Riau mencatat dua titik. Keduanya terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Indragiri Hilir.

“Riau menjadi salah satu provinsi dengan jumlah hotspot yang relatif sedikit dibandingkan sejumlah provinsi lain di Sumatera, yakni hanya dua titik. Dua titik panas tersebut berada di Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Indragiri Hilir,” kata Alfa.

Meski jumlah titik panas di Riau relatif sedikit, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah. Paparan asap dapat mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan.

Warga Diimbau Batasi Aktivitas di Luar Ruangan

BMKG mengimbau masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi paparan asap. Warga juga disarankan membatasi kegiatan di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat.

“Kita imbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, aktivitas di luar rumah sebaiknya dibatasi apabila kondisi asap semakin pekat,” pungkas Alfa.