RUPSLB Indosat Perpanjang Masa Jabatan CEO Vikram Sinha, Transformasi AI Berlanjut

Ekonomi & Bisnis692 Dilihat

Jakarta (RiauNews.com) – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Indosat Tbk menyetujui perpanjangan masa jabatan Presiden Direktur dan CEO Vikram Sinha pada 29 September 2026. Dalam periode berikutnya, Indosat akan memperluas pengembangan ekosistem kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang mencakup infrastruktur, cloud, platform, hingga solusi berbasis AI. Perseroan juga menargetkan pemberdayaan hingga 2 juta talenta digital pada 2030.

Seppalga Ahmad mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris Perseroan. RUPSLB telah menerima dan menyetujui pengunduran diri tersebut. Indosat menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi Seppalga Ahmad selama menjalankan tugas sebagai anggota Dewan Komisaris.

Perpanjangan masa jabatan Vikram Sinha menjadi bagian dari agenda Indosat untuk melanjutkan transformasi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Perseroan akan memperluas implementasi strategi AI North Star melalui pengembangan infrastruktur AI, kapabilitas cloud, platform, serta berbagai solusi berbasis AI. Pengembangan tersebut diarahkan untuk membentuk ekosistem AI yang terintegrasi.

Indosat menempatkan infrastruktur komputasi dan konektivitas sebagai fondasi pengembangan ekosistem tersebut. Perseroan menyebut Zankore memperkuat kapasitas komputasi melalui kontrak jangka panjang dengan kapasitas 200 megawatt (MW). Sementara itu, RAIA Grid didukung jaringan fiber sepanjang 86.000 kilometer untuk memperkuat konektivitas dan mendekatkan kapabilitas AI kepada pelaku usaha, pengembang, peneliti, serta masyarakat.

Kapasitas komputasi dan jaringan tersebut menjadi bagian dari pengembangan AI Factory Indosat. Perseroan mengarahkan pengembangan tersebut pada pemanfaatan AI yang menghasilkan nilai bagi dunia usaha dan masyarakat. Strategi tersebut juga menjadi bagian dari rencana pertumbuhan jangka panjang Indosat di sektor digital.

Corporate Secretary, Director dan Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison Reski Damayanti mengatakan perusahaan akan memperluas implementasi strategi AI North Star. Indosat juga akan memperkuat layanan kepada pelanggan dan mengembangkan kapabilitas digital untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif.

Selain infrastruktur, Indosat menyiapkan sumber daya manusia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis AI. Perseroan menargetkan pemberdayaan hingga 2 juta talenta digital pada 2030. Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah, mitra teknologi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat riset AI, mendorong inovasi, serta mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Indosat juga memperluas akses terhadap peluang digital bagi masyarakat dan pelaku usaha di berbagai wilayah Indonesia. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang dapat mendukung pemanfaatan AI secara lebih luas.

Indosat juga mengembangkan teknologi jaringan yang lebih efisien dalam mendukung pertumbuhan AI. Salah satu program yang dijalankan adalah uji coba AI-RAN, teknologi yang dirancang untuk menekan konsumsi energi hingga 20 persen dibandingkan jaringan konvensional.

Melalui pengembangan infrastruktur, konektivitas, talenta, dan teknologi jaringan, Indosat menempatkan AI sebagai salah satu fokus utama pertumbuhan perusahaan. Perseroan mengarahkan investasi tersebut untuk memperluas akses terhadap teknologi AI dan menciptakan peluang digital bagi masyarakat serta dunia usaha di Indonesia.

Komentar