Pekanbaru (Riaunews.com) – Satu unit rumah papan di Jalan Pembangunan, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, hangus terbakar, Selasa (29/9/2026) malam. Kebakaran juga menghanguskan satu unit sepeda motor milik warga bernama Parlindungan.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 22.36 WIB. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru Zarman Candra mengatakan petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.
“Petugas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan melokalisir area yang terbakar agar api tidak merambat ke bangunan di sekitar,” kata Zarman, Rabu (30/9/2026).
Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran (MPK) dikerahkan dari Pos 13 dan Pos 13.01. Armada berangkat pukul 22.38 WIB dan tiba di lokasi sekitar lima menit kemudian, yakni pukul 22.43 WIB.
Enam Armada Dikerahkan Padamkan Api
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Zarman menyebut bangunan yang terbakar berukuran sekitar 10 x 15 meter. Area yang terdampak api diperkirakan mencapai 10 x 13 meter.
“Selain pemadaman, petugas juga melakukan pendinginan untuk memastikan kondisi benar-benar aman,” ujarnya.
Berdasarkan laporan DPKP Pekanbaru, bagian depan bangunan berbatasan langsung dengan jalan. Bagian belakang dan sisi kiri berbatasan dengan tanah kosong, sedangkan sisi kanan berbatasan dengan rumah warga.
Rumah yang berada di sebelah kanan bangunan terbakar dilaporkan dalam kondisi aman karena api tidak merambat ke bangunan tersebut.
Tidak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran
Zarman mengatakan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih belum diketahui,” jelasnya.
Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, seluruh armada pemadam kebakaran kembali ke pos pada pukul 23.50 WIB.
Zarman mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman yang memiliki bangunan berbahan mudah terbakar.
Ia juga meminta warga segera melaporkan kepada petugas apabila melihat api atau asap yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.







Komentar