Lion Air Jakarta-Pekanbaru Gagal Mendarat di SSK II, Dialihkan ke Batam

Pekanbaru24 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pesawat Lion Air rute Jakarta-Pekanbaru gagal mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Minggu (13/9/2026) pagi. Pesawat dengan nomor penerbangan JT292/LNI292 tersebut dialihkan (divert) ke Bandara Hang Nadim Batam akibat kondisi jarak pandang di sekitar landasan yang rendah.

Berdasarkan pantauan Flightradar24, pesawat Boeing 737-900ER itu berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta, sekitar pukul 05.32 WIB. Setelah memasuki wilayah udara Pekanbaru, pesawat sempat beberapa kali berputar sebelum akhirnya diarahkan menuju Batam.

Jarak Pandang Rendah

Executive General Manager (EGM) Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, membenarkan adanya penerbangan Lion Air yang dialihkan ke Batam.

“Info dari Tower bahwa pesawat Lion divert to BTH karena jarak pandang/visibility rendah ketika pesawat Lion mau landing (insight at the runway minimum 400 ft),” kata Achmad.

Menurutnya, kondisi jarak pandang yang rendah menjadi salah satu pertimbangan dalam proses pendaratan untuk memastikan keselamatan penerbangan.

Berdasarkan pantauan Flightradar24, Lion Air JT292 semula dijadwalkan tiba di Pekanbaru sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, penerbangan tersebut kemudian mengubah tujuan dan melanjutkan perjalanan menuju Batam.

Citilink Berhasil Mendarat

Sebelumnya, pesawat Citilink dengan rute Jakarta-Pekanbaru juga sempat berputar di wilayah udara Pekanbaru. Namun, pesawat tersebut akhirnya berhasil mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru.

Sementara itu, Lion Air JT292 diputuskan untuk mengalihkan penerbangannya ke Bandara Hang Nadim Batam karena kondisi jarak pandang yang tidak memenuhi pertimbangan keselamatan untuk melakukan pendaratan di SSK II Pekanbaru.