Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana memberikan bantuan operasional kepada 342 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) yang tersebar di 15 kecamatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan rencana tersebut merupakan bentuk perhatian Pemko terhadap pendidikan agama bagi anak-anak di Kota Pekanbaru.
“Iya, memang ada rencana dari bapak wali kota untuk membantu operasional MDTA. Ada 342 MDTA, sehingga nanti siswa yang belajar di MDTA ini bisa gratis,” kata Abdul Jamal, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, program tersebut bertujuan memberikan akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh anak. Bantuan operasional juga diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus mendorong pendidikan agama yang dapat membentuk generasi berakhlak mulia.
Siswa MDTA Ditargetkan Bisa Belajar Gratis
Abdul Jamal mengatakan rencana bantuan tersebut sejalan dengan keinginan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak mendapatkan pendidikan agama tanpa terkendala biaya.
“Itulah harapan dari bapak wali kota, bagaimana anak-anak Pekanbaru bisa mendapatkan pendidikan agama dengan gratis sekolah di MDTA,” ujarnya.
Pemko Pekanbaru berharap bantuan operasional tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan keagamaan sekaligus mendukung keberlangsungan kegiatan belajar mengajar di seluruh MDTA.
Besaran Bantuan Masih Dibahas
Meski program bantuan operasional telah direncanakan, Pemko Pekanbaru masih menyusun dan membahas besaran bantuan yang akan diberikan kepada masing-masing MDTA.
Abdul Jamal mengatakan pihaknya masih melakukan pembahasan agar skema bantuan dapat berjalan sesuai ketentuan. Ia berharap seluruh proses berjalan lancar sehingga bantuan dapat segera disalurkan.
“Mudah-mudahan semua berjalan lancar, sehingga bantuan operasional untuk MDTA ini bisa disalurkan,” pungkasnya.
