BMKG: Sejumlah Wilayah di Riau Berpotensi Diguyur Hujan, Terpantau 13 Titik Panas

Utama19 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Sejumlah wilayah di Provinsi Riau masih berpotensi diguyur hujan pada Senin (22/6/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi sejak pagi hingga malam hari di sejumlah kabupaten dan kota.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Deby C., mengatakan berdasarkan pengamatan citra radar cuaca, hujan telah terpantau terjadi sejak pagi di beberapa wilayah.

“Berdasarkan pengamatan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terpantau terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kota Dumai,” ujar Deby.

Pada siang hingga sore hari, hujan diprakirakan terjadi di Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Pelalawan, Kampar, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir. Sementara pada malam hari, hujan masih berpotensi mengguyur wilayah Kampar, Pelalawan, Bengkalis, dan Indragiri Hulu. Memasuki dini hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Siak dan Pelalawan.

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Petir

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kota Dumai pada pagi dan malam hari,” kata Deby.

Secara umum, suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara 55 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 sampai 30 kilometer per jam.

Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah.

Terpantau 13 Titik Panas di Riau

Selain prakiraan cuaca, BMKG juga mencatat adanya 141 titik panas di Pulau Sumatera hingga pukul 23.00 WIB sebagai indikator awal potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Di Provinsi Riau, terdeteksi 13 titik panas yang tersebar di lima daerah. Kabupaten Siak menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni empat titik. Disusul Kabupaten Pelalawan tiga titik, Kabupaten Kuantan Singingi tiga titik, Kota Pekanbaru dua titik, dan Kabupaten Rokan Hilir satu titik.

“Total titik panas di wilayah Riau terpantau sebanyak 13 titik yang tersebar di Kabupaten Pelalawan, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, Siak dan Kota Pekanbaru,” ungkap Deby.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta tetap menjaga lingkungan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan meskipun aktivitas hujan masih cukup tinggi di sejumlah wilayah.