Baznas Riau Targetkan Pengumpulan Zakat Rp70,4 Miliar pada 2026

Pekanbaru (Riaunews.com) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau menargetkan pengumpulan zakat sebesar Rp70,4 miliar pada tahun 2026. Target tersebut meningkat sekitar Rp10 miliar dibandingkan capaian tahun 2025.

Ketua Baznas Provinsi Riau, H Masriadi Hasan, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan potensi zakat di tengah masyarakat guna mencapai target tersebut.

“Target penerimaan zakat tahun 2026 sebesar Rp70,4 miliar. Itu sekitar Rp10 miliar lebih tinggi dibandingkan tahun 2025. Kita mohon doa masyarakat Riau agar bisa mengumpulkan zakat sesuai target,” ujar Masriadi, Kamis (7/5/2026).

Ia mengungkapkan, hingga awal Mei 2026, Baznas Riau telah menghimpun zakat sebesar Rp18.456.107.551.

Menurutnya, angka tersebut masih akan terus bertambah seiring proses pengumpulan zakat yang berjalan setiap bulan.

“Hingga saat ini zakat yang sudah dikumpulkan Baznas Riau senilai Rp18,4 miliar. Biasanya pengumpulan zakat per bulan mencapai sekitar Rp4,5 miliar,” katanya.

Masriadi menyebut Baznas memiliki peran sebagai mitra pemerintah dalam pengelolaan zakat yang nantinya disalurkan melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat di seluruh wilayah Riau.

“Posisi Baznas itu sebagai tangan kirinya pemerintah. Pengelolaan zakat diharapkan memberi dampak nyata bagi masyarakat, terutama kelompok mustahik yang membutuhkan bantuan ekonomi,” jelasnya.

Penyaluran Zakat Capai Rp17,8 Miliar

Baznas Riau juga mencatat penyaluran zakat hingga saat ini telah mencapai sekitar Rp17,8 miliar. Penyaluran terbesar dialokasikan untuk program Riau Peduli yang fokus pada bantuan kemanusiaan, sandang, pangan, dan papan.

“Paling banyak disalurkan untuk Riau Peduli senilai Rp8,4 miliar,” ujar Masriadi.

Selain itu, program Riau Cerdas yang mencakup beasiswa, bantuan pendidikan, serta sarana dan prasarana pendidikan telah menerima alokasi sebesar Rp6,2 miliar. Sementara program Riau Sehat untuk bantuan biaya pengobatan dan fasilitas kesehatan mencapai Rp1,2 miliar.

Baznas Riau juga memberikan pembiayaan pendidikan bagi tiga pondok pesantren, yakni Ponpes Al Hidayah Baznas Riau I di Pulau Mendol, Kabupaten Pelalawan, Ponpes Al Hidayah Baznas Riau II di Rupat Utara, Bengkalis, serta Ponpes Al Hidayah Baznas Riau III di Pulau Rangsang, Kepulauan Meranti.

Adapun program Riau Makmur yang fokus pada bantuan modal usaha dan pembinaan kewirausahaan telah disalurkan sebesar Rp1 miliar. Nilai yang sama juga dialokasikan untuk program Riau Dakwah yang mendukung pendidikan agama, pembinaan mualaf, hingga pendakwah di wilayah pedalaman.

“Untuk Riau Dakwah, bantuan juga disalurkan kepada pendakwah di pedalaman. Saat Ramadan kemarin, bantuan diberikan kepada 10 pendakwah di setiap titik kegiatan Safari Pemprov Riau,” pungkasnya.