Pemko Pekanbaru Usulkan Lahan 20 Hektare untuk Sekolah Nasional Terintegrasi

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menindaklanjuti arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait program prioritas nasional Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Syafrian Tommy, mengatakan program tersebut mendorong pemerintah daerah mengusulkan lahan sekitar 20 hektare untuk pembangunan kawasan pendidikan terpadu.

“Kami menindaklanjuti arahan Kemendikdasmen terkait program prioritas Presiden, yaitu Sekolah Nasional Terintegrasi. Daerah yang memiliki lahan sekitar dua puluh hektare dapat mengusulkan pembangunan tersebut,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Diusulkan di Kecamatan Kulim

Pemko Pekanbaru telah mengusulkan lokasi pembangunan di kawasan Jalan Palembang, Kecamatan Kulim. Lahan tersebut sebelumnya direncanakan sebagai terminal bongkar muat atau terminal kargo.

Tommy menjelaskan, konsep SNT mengintegrasikan jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) dalam satu kawasan.

Selain itu, kawasan pendidikan ini juga akan dilengkapi fasilitas memadai serta didukung tenaga pendidik berkualitas guna meningkatkan mutu pendidikan.

“Dengan konsep terintegrasi, fasilitas yang baik, serta dukungan guru yang berkualitas, program ini tentu akan memberikan manfaat besar bagi dunia pendidikan di Pekanbaru,” pungkasnya.