Spanyol (Riaunews.com) – Peluang Jorge Martin untuk meraih kemenangan Grand Prix perdananya sejak 2024 terganggu setelah dijatuhi penalti grid pada MotoGP Spanyol 2026. Pembalap Aprilia Racing itu harus turun tiga posisi pada balapan utama yang digelar Minggu (26/4/2026).
Sanksi diberikan setelah Martin dinilai melambat di racing line saat sesi latihan Jumat (24/4/2026), sehingga mengganggu laju Alex Marquez di Tikungan 3 dan 4. Meski sempat terhambat, Marquez tetap tampil dominan dan mencatat waktu tercepat pada sesi tersebut.
Tetap Lolos Q2 Meski Terjatuh
Martin sendiri masih mampu mengamankan tiket langsung ke sesi kualifikasi Q2 setelah finis di posisi kesembilan pada sesi latihan. Namun, performanya sempat terganggu akibat dua insiden kecelakaan pada hari pertama.
Kecelakaan pertama terjadi usai sesi pagi saat latihan start di Tikungan 3 yang menyebabkan kerusakan pada motor utama. Motor tersebut baru selesai diperbaiki menjelang sesi sore, namun Martin kembali terjatuh di tikungan terakhir, Lorenzo.
Pembalap asal Spanyol itu menjelaskan insiden terjadi akibat suhu ban yang menurun saat dirinya melambat.
“Saya pikir ini karena kurangnya temperatur. Biasanya di Jerez, Anda cukup mengurangi kecepatan sedikit lalu bisa kembali melaju,” ujarnya.
Penalti Berlaku untuk Balapan Utama
Martin menilai insiden tersebut bukan hal yang perlu dikhawatirkan dan merupakan kejadian yang cukup umum akibat pendinginan ban depan. Ia juga mengakui kondisi cuaca dingin di Sirkuit Jerez turut memengaruhi performa ban sepanjang sesi latihan.
Meski demikian, penalti tiga posisi tetap harus dijalani pada balapan utama. Sementara itu, untuk balapan sprint, Martin tetap akan старт dari posisi sesuai hasil kualifikasi tanpa pengurangan grid.
Situasi ini membuat peluang Martin untuk bersaing di barisan depan menjadi lebih berat, terutama di tengah performa kuat para rival pada akhir pekan balapan di Jerez.
