BMKG: Hujan Guyur Riau Sepanjang Hari, Waspada Petir dan Angin Kencang

Pekanbaru (Riaunews.com) – Cuaca di wilayah Riau pada Minggu (19/4/2026) diprakirakan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi hampir sepanjang hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yudhistira Mawadah, mengatakan hujan sudah berpotensi turun sejak pagi hari di sejumlah wilayah. Pada pagi hari, cuaca umumnya cerah hingga cerah berawan, namun hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kepulauan Meranti, Bengkalis, Siak, Kuantan Singingi, Kampar, hingga Kota Pekanbaru.

Memasuki siang hingga sore hari, hujan diprediksi meluas ke hampir seluruh wilayah Riau dan berlanjut hingga malam hari dengan intensitas yang masih bervariasi. “Siang sampai sore hari hujan berpotensi terjadi di hampir sebagian besar wilayah Riau. Malam hari masih berpeluang hujan ringan hingga sedang di sejumlah daerah,” ujarnya.

Peringatan Cuaca Ekstrem

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi di wilayah Kampar, Bengkalis, Pelalawan, Siak, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kuantan Singingi, dan Pekanbaru.

Suhu udara di Riau berada pada kisaran 22 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan antara 55 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan 10–30 km/jam. Sementara itu, kondisi perairan relatif aman dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.

BMKG mencatat terdapat 13 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau. Sebaran terbanyak berada di Kabupaten Siak sebanyak 5 titik, disusul Pelalawan 4 titik, Indragiri Hilir 2 titik, Kampar 1 titik, dan Kota Dumai 1 titik. Secara keseluruhan, jumlah hotspot di Pulau Sumatera mencapai 64 titik, dengan kontribusi terbesar dari Sumatera Selatan sebanyak 20 titik.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.