Pemprov Riau Targetkan Tunda Bayar Pendidikan Tuntas Tahun Ini

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi Riau menargetkan penyelesaian persoalan tunda bayar di sektor pendidikan dapat dituntaskan pada tahun 2026. Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya.

Ia menyebut penyelesaian tunda bayar menjadi prioritas pemerintah daerah. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta fokus pada kewajiban utama dan menahan kegiatan yang tidak bersifat mendesak.

“Ini pesan dari Gubernur, tunda bayar harus bisa dituntaskan tahun ini,” ujar Erisman Yahya, Jumat (17/4/2026).

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah juga menerapkan langkah efisiensi anggaran. Kegiatan di OPD dibatasi hanya untuk program rutin dan prioritas.

“Kegiatan di OPD tidak boleh dilaksanakan kecuali yang bersifat rutinitas,” jelasnya.

Dorong Transparansi Dana Sekolah

Selain fokus pada tunda bayar, Dinas Pendidikan juga menekankan pentingnya tata kelola keuangan di tingkat sekolah. Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dan BOS Daerah (BOSDA) diminta dikelola secara transparan dan akuntabel.

“Pengelolaan dana sekolah harus transparan, akuntabel, dan sesuai aturan. Jangan sampai ada sekolah yang bermasalah,” tegas Erisman.

Ia menilai peningkatan kapasitas kepala sekolah, bendahara, dan operator menjadi kunci agar pengelolaan keuangan berjalan tertib. Sekolah juga didorong menerapkan budaya efisiensi, termasuk dalam penggunaan energi dan anggaran.

Sebagai bagian dari penguatan tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Riau mendukung pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) penatausahaan laporan pertanggungjawaban dana sekolah yang digelar Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK/SLB Kabupaten Pelalawan.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan halal bihalal itu berlangsung di SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci, Rabu (15/4/2026), dan diikuti kepala sekolah, bendahara, serta operator sekolah negeri dan swasta se-Kabupaten Pelalawan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman pengelolaan keuangan sekolah semakin meningkat sehingga tata kelola pendidikan di Riau menjadi lebih baik dan berkualitas.