Jakarta (Riaunews.com) – Program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang digagas Polri di Provinsi Riau mendapat apresiasi dari DPR RI karena dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Rahul, menyebut pembangunan jembatan tersebut menjadi bukti kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Ini adalah kerja nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Anak-anak yang sebelumnya harus mempertaruhkan keselamatan menyeberangi sungai untuk pergi ke sekolah, kini memiliki akses yang lebih aman. Ini bukan sekadar jembatan, tapi tentang masa depan,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Dari total 110 jembatan yang direncanakan, sebanyak 27 jembatan telah selesai dibangun dan diresmikan. Sementara itu, sisanya masih dalam tahap pembangunan maupun renovasi di berbagai wilayah di Riau.
Rahul menilai, meskipun tugas utama Polri adalah menjaga keamanan dan ketertiban, keterlibatan dalam pembangunan infrastruktur menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan riil masyarakat.
Dinilai Responsif dan Berdampak
Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Kapolri yang dinilai mampu menerjemahkan arahan Presiden menjadi program konkret yang berdampak luas. Menurutnya, jajaran Polda Riau juga berhasil mengeksekusi program tersebut secara cepat dan adaptif.
“Saya melihat ini sebagai kepemimpinan yang responsif. Arahan Presiden tidak berhenti di kebijakan, tetapi langsung diwujudkan dalam kerja nyata di lapangan,” katanya.
Perkuat Komunikasi dengan Masyarakat
Rahul turut menyoroti pendekatan humanis dalam peresmian jembatan yang diisi dengan dialog interaktif antara pemerintah dan masyarakat di sejumlah daerah seperti Kampar, Kuantan Singingi, dan Kepulauan Meranti.
Menurutnya, dialog tersebut penting untuk membuka ruang komunikasi langsung sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“Dengan dialog, masyarakat bisa menyampaikan langsung apa yang mereka rasakan dan harapkan. Ini bukti negara hadir dan mendengar,” ungkapnya.
Ia berharap program pembangunan jembatan tersebut dapat terus berlanjut dan diperluas ke daerah lain yang masih memiliki keterbatasan akses, sehingga mampu meningkatkan konektivitas desa, perekonomian, serta kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh.
