Meski Mendominasi, Aprilia Bantah Ducati Melemah di MotoGP Thailand 2026

Motorsport122 Dilihat

Buriram (Riaunews.com) – Tim pabrikan Aprilia Racing menegaskan kemenangan dominan mereka pada seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand Grand Prix bukan disebabkan performa buruk rival mereka, Ducati Lenovo Team. Aprilia menyebut keberhasilan tersebut murni karena mereka mampu menghadirkan paket motor yang lebih kuat di lintasan.

Pada balapan di Chang International Circuit, pembalap Marco Bezzecchi tampil dominan sejak start dari pole position hingga finis. Ia memimpin seluruh lap dan menang dengan selisih lebih dari lima detik. Posisi kedua diraih pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, sementara podium ketiga ditempati pembalap Trackhouse Racing, Raul Fernandez.

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menilai keberhasilan timnya lebih karena peningkatan performa motor RS-GP dibandingkan Ducati yang mengalami penurunan. Ia menilai Aprilia tampil lebih baik dalam mengelola degradasi ban sepanjang balapan.

“Kalau melihat catatan waktu lap, satu-satunya pembalap yang konsisten sejak awal adalah Bezzecchi. Saya tidak berpikir Ducati kesulitan, tetapi Aprilia memang melakukan sesuatu yang spesial di lintasan ini,” ujar Rivola.

Meski Ducati gagal meraih podium untuk pertama kalinya sejak 2021 British Grand Prix, Rivola menilai mereka tetap kompetitif. Pembalap Marc Marquez bahkan sempat bersaing memperebutkan posisi ketiga sebelum harus mundur akibat masalah ban.

Keberhasilan Aprilia juga didukung perkembangan teknis pada motor RS-GP, terutama di sektor aerodinamika. Rivola menyebut timnya terus melakukan penyempurnaan detail desain motor, yang kini memiliki bentuk berbeda dibanding musim sebelumnya.

Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan kemajuan struktur kerja tim pabrikan asal Noale itu. “Setiap tahun kami menjadi pabrikan yang lebih baik. Jika pabrikan berkembang, maka performa di lintasan juga akan ikut meningkat,” katanya.