Iran Lancarkan Gelombang Baru Serangan Rudal ke Israel dan Pangkalan AS di Timur Tengah

Teheran  (Riaunews.com) – Gelombang baru serangan rudal dan drone kembali diluncurkan Iran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah. Serangan ini diumumkan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran pada Minggu sebagai bagian dari tahap lanjutan operasi balasan.

Dalam pernyataannya yang dikutip kantor berita ISNA, IRGC menyebutkan bahwa serangan gelombang keenam ini menyasar 27 titik strategis. Target tersebut mencakup Pangkalan Udara Tel Nof di Israel tengah, markas besar angkatan darat Israel, serta kompleks industri militer di Tel Aviv.

IRGC menegaskan bahwa serangan akan terus berlanjut secara bertahap. Mereka menyatakan tidak akan membiarkan situasi kembali tenang di wilayah Israel maupun di pangkalan militer AS di kawasan tersebut, sebagai bagian dari operasi balasan atas serangan sebelumnya.

Serangan ini merupakan eskalasi lanjutan setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran, termasuk ke ibu kota Teheran, yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa warga sipil. Iran kemudian merespons dengan serangan balasan ke sejumlah target militer di kawasan.

Situasi memanas setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan tersebut. Pemerintah Iran pun menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari dan meliburkan aktivitas kerja selama satu minggu.

Baik IRGC maupun Angkatan Darat Iran menyatakan akan terus melakukan aksi balasan sebagai respons atas kematian pemimpin tertinggi mereka, menandai peningkatan ketegangan serius yang berpotensi memperluas konflik di kawasan Timur Tengah.