Tiga Sekolah Rakyat Beroperasi di Riau, Tampung 225 Siswa dari Keluarga Miskin

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) saat ini telah mengoperasikan tiga sekolah rakyat di Provinsi Riau. Dua sekolah berada di Kota Pekanbaru dan satu lainnya di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), yang seluruhnya mulai beroperasi sejak 2025.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Riau, Zulfadli, mengatakan sekolah rakyat yang telah berjalan tersebut melayani jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan sistem asrama. Program ini ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Di Riau saat ini sudah ada tiga sekolah rakyat yang beroperasi. Dua di Pekanbaru dan satu di Rohil, semuanya mulai berjalan sejak tahun lalu,” ujar Zulfadli, Rabu (14/1/2026).

Ia menjelaskan, total siswa sekolah rakyat di Riau saat ini mencapai 225 orang. Rinciannya, 100 siswa di sekolah rakyat Rumbai Pekanbaru, 50 siswa di sekolah rakyat Asrama Haji Pekanbaru, dan 75 siswa di sekolah rakyat Rohil.

Program sekolah rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan gratis dan berkualitas. Proses seleksi dilakukan secara ketat dan transparan melalui verifikasi langsung oleh tim Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial.

Untuk tahun 2026, pemerintah pusat menargetkan pembangunan satu sekolah rakyat baru di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Berbeda dari sebelumnya yang memanfaatkan bangunan lama, sekolah rakyat di Kuansing akan dibangun baru menggunakan anggaran APBN dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2026.