Pekanbaru (Riaunews.com) – Maximo Quiles menjadi salah satu nama paling menonjol di ajang Moto3 musim 2025. Meski kejuaraan didominasi Jose Antonio Rueda, pembalap muda asal Murcia itu tetap mencuri sorotan berkat performa impresif di musim debutnya, ditopang rekam jejak kuat di level junior serta bimbingan langsung dari Marc Marquez.
Quiles berada di bawah naungan Vertical Management, perusahaan yang juga menaungi Marc dan Alex Marquez. Kepercayaan besar diberikan kepadanya, termasuk dari Jorge Martínez “Aspar” di Tim Aspar, dan dijawab Quiles dengan hasil kompetitif sepanjang musim perdananya di Kejuaraan Dunia Moto3.
Musim 2025 tidak dimulai dengan mulus bagi Quiles. Ia harus melewatkan dua seri awal di Thailand dan Argentina karena belum memenuhi batas usia, lalu kembali absen di Qatar dan Jerez akibat cedera. Namun saat debut di GP Amerika Serikat, ia langsung finis kelima, sebelum konsisten bersaing sejak seri Prancis di Le Mans.
Puncak performanya terlihat saat meraih podium perdana di Silverstone dengan finis kedua, disusul kemenangan pertama di Mugello. Quiles kemudian menambah kemenangan di Hungaroring dan Portimao, serta mengoleksi sejumlah podium lain di Aragon, Sachsenring, Brno, Misano, dan Motegi.
Pembalap kelahiran 19 Maret 2008 itu masih berpeluang finis sebagai runner-up klasemen akhir Moto3 2025 hingga seri penutup di Valencia. Namun, ia akhirnya harus puas di posisi ketiga, terpaut tujuh poin dari Angel Piqueras dalam perebutan posisi kedua.
Marc Marquez menilai Quiles memiliki bakat besar dan musim debut yang luar biasa. Ia menyebut, tanpa absen di awal musim dan cedera, Quiles berpotensi bertarung langsung memperebutkan gelar juara dunia. Dengan konsistensi dan perkembangan yang ditunjukkan, Quiles pun digadang-gadang menjadi favorit utama peraih gelar Moto3 musim 2026.
