Pekanbaru (Riaunews.com) – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan bahwa capaian kinerja Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menunjukkan perbaikan signifikan sejak dirinya memimpin bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar. Sejumlah persoalan mendasar yang diwarisi dari pemerintahan sebelumnya, terutama terkait kondisi keuangan daerah, disebut telah berhasil ditangani.
Agung mengungkapkan, sebelum dirinya menjabat, Pemko Pekanbaru menanggung utang hingga Rp467 miliar dan hampir setiap tahun mengalami defisit anggaran. Namun, kondisi tersebut kini berubah. “Utang pemerintah kota sebesar Rp467 miliar yang ada sebelum kami menjabat, saat ini hampir lunas. Selain itu, keuangan daerah yang sebelumnya selalu defisit, kini justru berada dalam kondisi surplus,” kata Agung, Senin (29/12).
Menurutnya, membaiknya kondisi keuangan daerah berdampak langsung terhadap kesejahteraan aparatur sipil negara. Jika sebelumnya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) hanya dibayarkan selama 10 bulan, kini dapat direalisasikan penuh selama 14 bulan.
Selain itu, Pemko Pekanbaru juga mampu menjalankan berbagai program pembangunan, mulai dari perbaikan dan pembangunan jalan, sarana pendidikan, rumah ibadah, hingga pelaksanaan kegiatan kemasyarakatan. Kondisi anggaran yang surplus tersebut bahkan disebut menjadi perhatian daerah lain dan Pemerintah Provinsi Riau.
Agung menambahkan, perbaikan infrastruktur jalan hingga kini masih terus dilakukan. Ia menekankan bahwa setiap program pemerintah diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama warga yang telah membayar pajak.
Selain pembangunan fisik, Pemko Pekanbaru juga meningkatkan pelayanan publik, seperti penambahan kuota kepesertaan BPJS Kesehatan bagi warga kurang mampu melalui program Universal Health Coverage (UHC), serta pengadaan mobil pemadam kebakaran dan ambulans untuk memperkuat respons keadaan darurat. Agung menegaskan, seluruh kegiatan Pemko Pekanbaru berorientasi pada kepentingan dan kebutuhan warga.
