Bupati Kampar Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi

Kampar, Lingkungan314 Dilihat

Kampar (Riaunews.com) – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, didampingi Wakil Bupati Misharti, resmi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana di Kabupaten Kampar mulai 10 Desember 2025 hingga 30 Januari 2026. Keputusan ini diumumkan dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana bersama Forkopimda Kampar, BPBD Riau, Basarnas, BMKG, PLTA Koto Panjang, para kepala OPD, dan seluruh camat se-Kabupaten Kampar, Rabu (10/12/2025).

Dalam arahannya, Bupati Ahmad Yuzar menegaskan pentingnya langkah pencegahan yang cepat, terarah, dan berada dalam satu komando untuk menghadapi berbagai potensi bencana pada periode siaga darurat. Ia meminta seluruh pihak memperkuat mitigasi sejak tahap awal melalui sosialisasi dan peningkatan kapasitas masyarakat.

Bupati juga menginstruksikan seluruh camat untuk siaga di wilayah masing-masing, terutama daerah hilir Sungai Kampar, serta memastikan penyampaian informasi peringatan dini kepada masyarakat berjalan efektif. Koordinasi lintas sektor diminta terus diperkuat selama masa siaga darurat.

Menurut Ahmad Yuzar, penetapan status ini diharapkan mendorong seluruh unsur pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi saat puncak musim hujan. Pemerintah daerah disebut siap melakukan langkah cepat bila situasi darurat terjadi.

Pada kesempatan tersebut, BMKG memaparkan analisis dan prakiraan cuaca terkini di Kabupaten Kampar. Berdasarkan data BMKG, curah hujan pada November 2025 tercatat rendah, namun puncak musim hujan diperkirakan berlangsung pada Desember 2025 hingga Januari 2026.

BMKG mengingatkan potensi banjir, longsor, dan banjir kiriman perlu diwaspadai, terutama di wilayah pesisir sungai, seiring meningkatnya intensitas hujan pada periode tersebut.