Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Nepal Aman, Segera Dipulangkan ke Tanah Air

Internasional421 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Aksi unjuk rasa besar-besaran di Kathmandu, Nepal, pada Selasa (9/9/2025) berujung bentrokan dan kerusuhan. Sedikitnya 19 orang tewas dan ratusan lainnya terluka.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan seluruh WNI di Nepal dalam keadaan aman. “Hingga saat ini tidak terdapat informasi adanya WNI yang menjadi korban kerusuhan tersebut,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha di Jakarta, Rabu (10/9/2025).

Menurut Kemlu, terdapat 57 WNI yang menetap di Nepal, 23 wisatawan, dua anggota TNI yang mengikuti pelatihan, serta 43 anggota delegasi RI dalam konferensi internasional di Kathmandu. Semua dipastikan selamat.

Kemlu menyebut terus berkoordinasi dengan KBRI Dhaka yang merangkap akreditasi ke Nepal, Konsul Kehormatan RI, serta simpul masyarakat Indonesia di sana. WNI juga diminta meningkatkan kewaspadaan, menghindari kerumunan, dan melapor ke hotline KBRI Dhaka.

Kerusuhan dipicu kebijakan pemerintah Nepal yang memblokir platform media sosial karena tidak mendaftar sesuai regulasi baru. Kebijakan ini memantik protes besar, yang kemudian meluas menjadi kerusuhan, penjarahan, hingga pembakaran gedung parlemen dan kantor presiden.

Peristiwa ini disebut sebagai kerusuhan terburuk di Nepal dalam beberapa dekade terakhir, di tengah kondisi politik dan ekonomi yang masih dilanda ketidakstabilan.