Rab 16 Rabiul awal 1441 H, 13 November 2019
Home / Sains & Teknologi / Sumitomo akan bangun pencakar langit tertinggi di dunia berbahan kayu

Sumitomo akan bangun pencakar langit tertinggi di dunia berbahan kayu

Proyeksi pencakar langit tertinggi di dunia berbahan kayu yang akan dibuat oleh Sumitomo Forestry. (Kredit: BBC)

Tokyo (RiauNews.com) – Perusahaan raja properti asal Jepang, Sumitomo Forestry, berencana untuk membangun gedung pencakar langit konstruksi kayu tertinggi di dunia, untuk menandai ulang tahun ke-350 di tahun 2041 mendatang.

Dilaporkan The Guardian, Sumitomo Forestry mengatakan 10% dari menara W350 yang memiliki tingkat 70 ini akan diperkuat dengan baja. Strukturnya dikombinasikan dengan sekitar 180.000 meter kubik kayu asli –cukup untuk membangun sekitar 8.000 rumah– serta dilengkapi dengan tumbuh-tumbuhan di balkon setiap tingkat, yang menjadikan bangunan ini kelihatan hijau.



Bangunan ini juga dilengkapi sebuah “struktur tabung yang diperkuat”, yakni kawat pengatur getaran diagonal di tengah kolom kayu dan baja, yang diharapkan akan melindunginya dari gempa yang kerap melanda Tokyo.

Biaya proyek ini diproyeksikan sekitar 600 miliar yen atau sekitar 76 triliun rupiah – sekitar dua kali lipat biaya pencakar langit konvensional dengan ukuran yang sama.

Namun Sumitomo mengatakan, pihaknya memperkirakan biaya akan turun sebelum proyek tersebut selesai dengan adanya terobosan teknologi.

Asrama mahasiswa Universitas British Columbia, Vancouver, saat ini tercatat sebagai bangunan kontruksi kayu tertinggi di dunia. (Kredit: archinect.com)

Saat ini bangunan tertinggi berkonstruksi kayu dipegang oleh asrama mahasiswa “The Brock Commons” yang terdapat di Universitas British Columbia, Vancouver, Canada, dengan ketinggian 18 lantai dengan waktu pengerjaan kurang dari 70 hari.

Menara W350 milik Sumitomo Forestry sendiri nantinya akan digunakan untuk kantor, toko, hotel dan tempat tinggal.***

Komentar

Tinggalkan Balasan