21 September 2018
Home / News / Nasional / Sarden mengandung cacing juga ditemukan di Jambi

Sarden mengandung cacing juga ditemukan di Jambi

Sarden merek LSC terbukti mengandung cacing saat sidak dilakukan oleh Dinas Kessehatan kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

Jambi (RiauNews.com) – Penemuan sarden kaleng yang mengandung cacing kini merebak ke Provinsi Jambi. Diduga sebanyak 62 ribu kaleng sarden tercemar cacing di provinsi yang berada di sebelah selatan Riau.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari, Jambi dr Elfi Yenni, mengkonfirmasi tentang penemuan cacing dalam sarden kalengan.



“Kita ada mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada saerden kaleng yang mengandung cacing. Untuk itu kita melakukan sidak ke sejumlah toko,” ungkapnya, sebagaimana kepada salah satu stasiun televisi swasta nasional, Ahad (25/3/2018).

Dan ketika sidak tersebut, tambah dr Elfi, pihaknya kemudian mengambil beberapa sampel secara acak dan menemukan kandungan cacing dalam ikan sarden tersebut. Adapun merek sarden kaleng yang terbukti mengandung cacing saat sidak tersebut adalah LSC.

Seperti diketahui, temuan cacing dalam sarden kemasan kaleng pertama kali merebak di Kabupaten Bengkalis dan Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

Dalam keterangan resminya, petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru, Riau menyebutkan tiga merek makanan kaleng yang mengandung cacing. Merek tersebut mengandung cacing jenis anisakis atau cacing giling yang bisa menyebabkan sakit perut akut jika dikonsumsi.

Ketiga merek tersebut adalah Io, Farmer Jack, dan Hoki. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru menginstruksikan distributor ikan kaleng segera menarik produknya dari pasar.

Razia gencar dilakukan di sejumlah toko dan pasar swalayan untuk mencari tiga merek sarden yang merupakan produksi Cina ini.

Sarden yang terkontaminasi ini sangat berbahaya karena bakteri dalam sarden bisa menembus saluran pencernaan hingga menyebabkan kematian.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: