Sen 22 Safar 1441 H, 21 Oktober 2019
Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / Riau peringkat 13 pengguna narkoba di Indonesia, Ayat: Ini sudah gawat

Riau peringkat 13 pengguna narkoba di Indonesia, Ayat: Ini sudah gawat

Plt Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Baru-baru ini Badan Narkotika Nsional (BNN) merilis data peringkat provinsi pengguna narkotika dan obatobatan terlarang di tanah air. Provinsi Riau disebutkan berada di urutan ke-13, dengan jumlah pengguna mencapai 150 ribu orang.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Ayat Cahyadi, posisi tersebut bukanlah hal yang patut dibanggakan.

“Posisi ke-13 bukanlah hal yang patut dibanggakan. Ini sudah gawat,” tegas Ayat di Pekanbaru, Selasa (27/2/2018).

Ayat menilai, tingginya jumlah pengguna narkoba tersebut sudah sangat mengkhawatirkan dan juga merusak murwah provinsi yang menjunjung tinggi adat dan agama.

“Sudah menjadi kewajiban semua kalangan masyarakat dalam mengawasi peredaran narkoba tersebut. Tingginya angka penggunaan narkoba adalah bukti masih rendahnya pengawasan,” tambahnya.

Untuk itu ia mengimbau agar semua pihak dapat saling bekerja sama dan berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba di kawasan setempat. Selain itu, ia juga mengajak seluruh warga masyarakat untuk meningkatkan keimanan kepada Tuhan.

Ia menambahkan bahwa pelajar yang kini menjadi target pemasaran narkoba harus lebih mendapat pengawasan dari orang tua dan masyarakat. Dari beberapa kasus ditemukan bahwa narkoba masuk ke kalangan pelajar melalui pergaulan yang salah. Oleh sebab itu, pihak pemerintah kota menggencarkan perang terhadap narkoba di kalangan remaja maupun pelajar.

Selain itu, pihak pemerintah kota juga tengah menggencarkan perang terhadap narkoba di kalangan aparatur sipil negara. Baginya hal ini cukup penting mengingat para ASN adalah pelayan masyarakat yang sudah seyogianya menjadi contoh dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Ia mengaku akan menindak tegas para ASN yang terlibat narkoba. Baginya tidak ada ampun untuk para aparat negara tersebut yang kedapatan menggunakan narkoba.

“Kami akan menindak tegas setiap ASN yang kedapatan menggunakan narkoba. Namun, penindakan tersebut juga dilakukan sesuai prosedur yang telah ditentukan pemerintah,” kata Ayat. ***(Antara)

Komentar

Tinggalkan Balasan