Senin, 20 Januari 2020
Home / Spesial Riau / Indragiri Hulu / PTPN V enggan pinjam pakai lahan, pembangunan SDN di Inhu terancam gagal

PTPN V enggan pinjam pakai lahan, pembangunan SDN di Inhu terancam gagal

Plang SD SDN 012 dari APBD II tahun 2019 di Afdeling V Desa Lubukbatu Tinggal Kecamatan Lubukbatu Jaya. (Foto: Istimewa)

RENGAT (RiauNews.com)- Keberadaan perusahaan harusnya berdampak positif terhadap pembangunan masyarakat sekitarnya. Apalagi perusahaan milik pemerintah atau disebut Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Namun tidak bagi PTPN V. Perusahaan BUMN yang bergerak dibidang kebun kelapa sawit dan CPO ini kurang peduli dengan pendidikan masyarakat sekitar.



Keengganan manajaman PTPN V Kebun Airmolek meminjam pakaikan lahan kebunnya tepatnya di Desa Lubuk Batu, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Inhu, Provinsi Riau, untuk pembangunan Sekolah Dasar menjadi bukti ketidak pedulian perusahaan plat merah tersebut.

Visi Pemerintah Kabupaten Inhu membangun SDM lewat misi peningkatan Insfrastruktur gedung SDN 012 dari APBD II tahun 2019 di Afdeling V Desa Lubukbatu Tinggal Kecamatan Lubukbatu Jaya tidak didukung oleh perusahaan tersebut.

Asisten umum (Asum) H Mahmud membenarkan tidak memberi pinjam pakai lahan berstatus HGU eks PTPN V untuk pembangunan Sekolah Dasar Negeri SDN 012 di Desa Lubukbatu Tinggal Kecamatan Lubukbatu Jaya Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

“Silahkan membangun, tapi jika harus memberi surat keterangan pinjam pakai lahan HGU PTPN V kepada pemerintah, tidak mungkin, karena menjadi pelanggaran,” jawab H Mahmud, belum lama ini.

Menurutnya aturan main pelepasan eks HGU perusahaan berplat merah untuk Fasilitas Umum (Fasum) harus melalui putusan menteri agraria.

“Prosesnya melalui rekomendasi inclave yang dilakukan tim B atas permohonan perpanjangan HGU,” sambung Mahmud.

Saat ini kata Mahmud, empat HGU milik PTPN V kebun Airmolek tengah memohonkan perpanjangan HGU. “Tim Kadestral nya sudah inventarisir, mudahan-mudahan bisa di inclave,” paparnya. ***

Pewarta: Tien

%d blogger menyukai ini: