Jumat, 17 Januari 2020
Home / Spesial Riau / Polisi Sempat Larang Wartawan Liput Pengambilan Sumpah dan Janji Ketua dan Wakil Ketua DPRD Riau

Polisi Sempat Larang Wartawan Liput Pengambilan Sumpah dan Janji Ketua dan Wakil Ketua DPRD Riau

AKBP Taufik saat menjaga pintu masuk ruangan rapat paripurna DPRD Riau saat melarang wartawan masuk ke ruangan rapat paripurna, Senin (7/10/2019). (Foto: istimewa)

PEKANBARU (RiauNews.com) – Perlakuan tidak enak kembali dialami oleh wartawan. Kali ini wartawan yang kesehariannya melakukan liputan di DPRD Riau dilarang memasuki ruangan rapat paripurna DPRD Riau untuk melakukan liputan acara tersebut, Senin (7/10/2019).



“Kalau tidak ada undangan tidak boleh masuk, atau hubungi panitia,” kata Taufik.

Meski salah seorang wartawan telah menjelaskan bahwa mereka hari-hari bertugas di DPRD Riau dan telah dibekali id card dari Setwan DPRD Riau namun anggota polisi, AKPB Taufik, tetap melarang masuk,” Kami hanya menjalani perintah, kalau tidak ada undangan hubungi panitia,” katanya sekali lagi.

“Ini perintah siapa pak, ini perintah protokol,” kata Taufik lagi.

Namun dipintu masuk ruangan paripurna tersebut tidak terlihat satupun panitia atau staf dewan yang standby termasuk Kasubag Humas M Rido, ditelepon hpnya tidak aktif.

Setelah wartawan menelpon Kabag Umum Setwan DPRD Riau, Khuzairi, barulah salah seorang staf protokol Setwan DPRD Riau datang dan menjelaskan kalau para rekan-rekan media boleh memasuki ruangan rapat paripurna tersebut. Namun lagi-lagi Taufik tetap ngotot wartawan tidak boleh masuk

“Saya diperintahkan yang tidak punya undangan tidak boleh masuk,” katanya dengan ketus.

Staf protokol tersebut kembali menjelaskan wartawan boleh masuk,” Pimpinan membolehkan wartawan boleh masuk pak,” terangnya.

Toufik menjawab,” Kalau begitu buat berita acaranya, kalau terjadi apa-apa saya tidak bertanggungjawab,” kata Taufik lagi.

Namun akhirnya berita acara tidak dibuat dan wartawan dibolehkan masuk untuk melakukan liputan.***

Pewarta: Edi Gustien

%d blogger menyukai ini: