14 Desember 2018
Home / News / Politik / PKS yakin mampu lengserkan Joko Widodo pada Pilpres 2019

PKS yakin mampu lengserkan Joko Widodo pada Pilpres 2019

Mardani Ali Sera.

Semarang (RiauNews.com) – Berbekal nama-nama calon presiden (Capres) yang telah dikantongi, baik dari kader sendiri maupun tokoh lainnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) optimis akan mengalahkan Joko Widodo (Jokowi) sebagai petahana pada Pilpres 2019 mendatang.

Kepercayaan diri PKS ini diungkapkan Ketua Bidang Kepemudaan Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS), Mardani Ali Sera, bahwa mereka sudah menyiapkan sembilan nama yang berasal dari internal partai sebagai capres.



“Sembilan nama yang dimiliki PKS saat ini, merupakan kader terbaik yang siap mengalahkan Pak Jokowi,” ucap Mardani, di Semarang, Ahad (25/3/2018) malam.

Ke-sembilan nama Capres yang dimiliki PKS, jelasnya, antara lain mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, mantan Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid (HNW), Presiden PKS, Muhamad Sohibul Iman, mantan Presiden PKS Anis Matta dan mantan Menteri Kominfo Tifatul Sembiring.

Baca: Pakar: Gerakan #2019GantiPresiden bukan makar

Selain itu juga masih ada nama- nama seperti Irwan Prayitno, Salim Segaf Aljufri, Muzamil Yusuf dan dirinya sendiri.

Seluruh kader PKS, tambah Mardani, sudah menyatakan siap bertarung habis- habisan dan siap menjadi mesin politik guna mengalahkan Joko Widodo, pada Pilpres 2019.

Dikutip Riaunews.com dari Republika, Mardani juga menyampaikan, elektabilitas Jokowi terus mengalami tren menurun sejak akhir tahun 2017 hingga awal tahun 2018. Menurut hasil survei Median, elektabilitas Jokowi selama Oktober 2017 sampai Februari 2018 telah menurun dari 36,2 persen menuju 35 persen.

Baca: Ketum Golkar perintahkan seluruh DPD pasang foto Jokowi

“Ini yang menjado alasan utama PKS sangat percaya diri bisa mengalahkan Capres pejawat di Pilpres,” tegasnya.

Seperti diketahui, Joko Widodo didapuk sebagai calon presiden oleh PDIP pada Pilpres 2019 mendatang. Pencalonan kembali Jokowi ini didukung Partai Golkar, Hanura, Nasdem dan PPP.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: