19 Desember 2018
Home / News / Internasional / Perusahaan Meksiko luncurkan tisu toilet dengan merek “Trump”

Perusahaan Meksiko luncurkan tisu toilet dengan merek “Trump”

Tissu toilet merek “Trump” yang dibuat pengusaha Meksiko.

Mexico City (RiauNews.com) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat ini menjadi tokoh paling dibenci masyarakat Meksiko, negara tetangga selatan AS. Ucapan-ucapannya yang bernada rasis dan seolah merendahkan para pekerja migran dari Meksiko, membuat nama Trump menjadi bahan ejekan terlaris di sana.

Kini, seorang pengacara di Meksiko yang juga pengusaha tengah sedang berjuang “membenamkan” Trump ke toilet.

Dilansir laman Huffington Post, Antonio Battaglia dilaporkan berencana meluncurkan kertas toilet bermerek “Trump” akhir tahun ini – dengan 30 persen keuntungan akan disalurkan pada program pembiayaan yang mendukung migran dan orang-orang Meksiko yang dideportasi dari AS.

Sebuah foto dari kemasan prototipe menunjukkan versi kartun Trump memberikan jempol, di samping slogan “kelembutan tanpa batas.”

Gamabar itu diunggah ke media sosial awal minggu ini, dan sekarang akan menjadi viral, terutama di Meksiko.

Tissu toilet merek Trump

Battaglia mengatakan kepada harian Expansion bahwa dia pada awalnya diilhami untuk merilis sebuah produk guna melawan Trump, atas komentar “menghina” tentang orang-orang Meksiko saat dia memulai kampanye menjadi calon presiden pada Juni 2015.

“Ketika Meksiko mengirim orang-orangnya, mereka tidak mengirimkan yang terbaik,” kata Trump yang selama ini dikenal sebagai konglomerat. “Mereka membawa narkoba. Mereka membawa kejahatan. Mereka pemerkosa. Dan beberapa, saya berasumsi, adalah orang baik.”

“Itu mengganggu saya dan saya mulai mencari cara untuk melakukan sesuatu yang akan berdampak,” kata Battaglia. “Tidak dengan nada mengejek atau balas dendam, tapi dengan cara yang positif.”

Pengacara tersebut mengatakan bahwa pada awalnya dia berencana untuk mendaftarkan pakaian atau sepatu dengan nama “Trump”, dimana keluarganya memang menjalankan bisnis pembuatan sepatu. Namun dia menemukan bahwa Institusi Properti Industri Meksiko telah memberikan merek dagang tersebut kepada Organisasi Trump.

“Kemudian muncul gagasan untuk memproduksi kertas toilet, produk yang ironis dan akan tetap ada di pasaran untuk saat yang tepat,” kata Battaglia, yang mengaku menginvestasikan 400.000 peso uangnya sendiri (sekitar USD 21.400) ke dalam proyek tersebut.

Dengan lega ia menemukan merek dagang “Trump” untuk “kertas higienis” belum diambil. Dan, menurut Associated Press, institusi tersebut menyetujui aplikasi merek dagangnya untuk kertas toilet “Trump” pada bulan Oktober 2015.

Battaglia berharap bisa mulai menjual kertas tersebut pada bulan September, namun mengatakan bahwa menghasilkan uang dari proyek itu tujuan nomor dua.

“Yang saya inginkan adalah berguna untuk membantu migran dan orang-orang yang dideportasi,” tukasnya.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: