21 Agustus 2018
Home / News / Politik / MK Larang Pengurus Parpol Jadi Calon Senator. DR Chaidir MM: Sejak 2013 Saya Bukan Lagi Pengurus Parpol

MK Larang Pengurus Parpol Jadi Calon Senator. DR Chaidir MM: Sejak 2013 Saya Bukan Lagi Pengurus Parpol

H DR Chaidir MM bersama istri tercinta Hj Yulianti SH MH. FB

JAKARTA (RiauNews.com)- Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan pengurus parpol dilarang menjadi calon anggota DPD/senator. Hal itu menjawab gugatan M Hafidz.

Hafidz menggugat Pasal 182 huruf l. Pasal itu berbunyi: Peserta pemilu untuk memilih anggota DPD adalah perseorangan setelah memenuhi syarat bersedia untuk tidak berpraktik sebagai akuntanpublik, advokat serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas, wewenang, dan hak sebagai anggota DPD sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hafidz meminta MK menafsirkan ‘serta pekerjaan lain’. Apa kata MK?”Pasal 182 huruf l bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat sepanjang tidak dimaknai mencakup pula pengurus (fungsionaris) partai politik,” putus majelis MK yang dikutipdetikcom.

Persyaratan putusan itu dibacakan di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. Sembilan hakim konstitusi memutus dengan suara bulat.

“Mahkamah penting menegaskan bahwa yang dimaksud dengan ‘pengurus partai politik’ dalam putusan ini adalah pengurus mulai dari tingkat pusat sampai tingkat paling rendah sesuai dengan struktur organisasi partai politik yang bersangkutan,” MK menegaskan.

Sementara itu beberapa Bakal Calon (Balon) anggota DPD RI yang mendaftar di KPUD Provinsi Riau diduga masih ada sebagai pengurus salah satu Parpol. Namun baru Eddy Ahmad RM yang menyatakan mundur dari kepengurusan DPW PKB Riau.

Sedangkan Balon anggota DPD RI, DR Chaidir MM, telah lama tidak lagi menjadi pengurus Parpol,

” Tahun 2013 saya sudah mundur dari pengurus dan anggota Partai Demokrat, baik dimasa Pak Achmad maupun di masa Pak Asri Auzar tidak ada lagi ada nama saya di Partai Demokrat,” terangnya.

Dikatakan Chaidir dirinya mundur dari pengurus DPD Partai Demokrat Riau karena saat itu dinyatakan lolos oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Komisaris AJB Bumiputera 1912 di Jakarta.
“Saya menggantikan Dr Sugiharto mantan Menteri BUMN yang memilih sebagai Komut di Pertamina,” imbuhnya. DKC/Tien

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: