22 September 2018
Home / Hukum & Kriminal / Masyarakat diminta percayakan pada polisi tangani kasus Sukmawati

Masyarakat diminta percayakan pada polisi tangani kasus Sukmawati

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Jakarta (RiauNews.com) – Puisi “Ibu Indonesia” yang dibaca Sukmawati Soekarnoputri beberapa hari lalu oleh beberapa pihak dianggap telah menistakan agama Islam, sehingga tak sedikit yang melaporkan putri Presiden Pertama RI ini ke polisi.

Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono meminta masyarakat untuk mempercayakan penanganan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Sukmawati Soekarnoputri kepada petugas kepolisian.



“Semua serahkan kepada penyidik, penegakkan hukum, kita tunggu saja hasilnya ya,” ujar Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Argo juga membenarkan adanya dua laporan yang masuk, yakni oleh politisi Partai Hanura dan seorang pengacara. Menurut Agro, polisi akan memeriksa semua yang terkait dengan puisi tersebut.

Namun, untuk pemanggilan Sukmawati, Agro belum bisa mengomentari hal tersebut lantaran polisi masih melakukan penelitian.

Adapun yang telah melakukan pelaporan dugaan penistaan agama oleh Sumkmawati adalah seorang politisi Partai Hanura bernama Amron Asyhari, juga melaporkan Sukmawati Soekaranoputri bernomor LP/1785/IV/2018/PMJ/Dit. Kemudian seorang pengacara bernama Denny Andrian Kusdayat, dengan nomor laporan LP/1782/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum .

Keduanya melaporkan Sukmawati atas dugaan Penistaan Agama Islam sebagaimana diatur dalam Pasal 156 A KUHP dan atau Pasal 16 UU nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi Ras dan Etnis.

Amron berharap polisi bertindak tegas dan profesional dalam mengusut laporan ini. Ia mengaku tak akan mencabut laporan meski Sukmawati meminta maaf nantinya.

“Ini jelas telah menghina dan melecehkan kami sebagai umat Islam. Saya minta agar polisi segera mengusut kasus ini,” ujar Amron.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: