Sel 15 Rabiul awal 1441 H, 12 November 2019
Home / Politik / Kisruh AKD DPRD Riau Memanas

Kisruh AKD DPRD Riau Memanas

Gedung DPRD Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Pekanbaru (RiauNews.com)-Wakil Ketua DPRD Riau H Zukri Misran membantah jika pimpinan DPRD Riau meninggalkan Fraksi Gerindra, FPKS dan FPAN dalam pembahasan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Riau.

“Kita tidak meninggalkan, tapi mereka yang tidak mau ikut,” kata Zukri ditemui di DPRD Riau Senin (14/10/2019).



Dari awal jelas politisi PDIP pimpinan DPRD Riau telah mengakomodir keinginan dari tiga fraksi tersebut, Fraksi Gerindra mendapat wakil ketua komisi V,” Posisi itu awalnya jatah PDIP, namun karena mengakomodir keinginan kawan-kawan tiga fraksi, kami mengalah,” kata Zukri.

Dalam hal lobi-lobi lanjut Zukri juga dilakukan secara terbuka, dirinya dengan Wakil Ketua DPRD Riau lainnya Asri Auzar berbagi tugas,

“Saya mengakomodir keinginan lima fraksi (Golkar, PDIP, Demokrat, PKB dan F Gabungan PPP, Nasdem, Hanura) sementara pak Asri Auzar mengakomodir keinginan tiga fraksi (F Gerindra, FPKS dan FPAN) diruangan yang berbeda,” ujarnya.

Hasil dari lobi-lobi tersebut lanjut Zukri disampaikannya kepada tiga fraksi, namun tiga fraksi menolak dan meminta paripurna ditunda,” Mereka minta ditunda pada Kamis (17/10/19), jadi bukan hari Senin (14/10/19) seperti yang mereka katakan di media,” ujarnya.

Mengapa lobi-lobi tersebut tidak disatukan dalam satu ruangan? Zukri beralasan agar pembahasan lobi-lobi tersebut tidak panjang dan memakan waktu.

“Jadi tidak benar kami mezalimi, mereka yang menzalimi diri mereka sendiri,” ucapnya.

Ditanya apakah ada kemungkinan jika pimpinan AKD bisa berubah sesuai keinginan tiga fraksi tersebut, Zukri mengatakan AKD sudah diparipurnakan, ” Yang bisa paripurna nanti hanya penambahan anggota AKD,” imbuhnya. ***

 

Pewarta: Edi Gustien

Komentar