11 Desember 2018
Home / Spesial Riau / Rokan Hulu / Kecewa dengan pelayanan RSUD Rohul, mahasiswa demo Dinkes setempat

Kecewa dengan pelayanan RSUD Rohul, mahasiswa demo Dinkes setempat

Demo mahasiswa UPP ke Dinkes Rohul terkait buruknya pelayanan RSUD setempat. (Kredit: MCR)

Pasirpengaraian (RiauNews.com) – Merasa pelayanan yang diperoleh dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rokan Hulu mengecewakan, puluhan mahasiswa yang berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pasir Pengaraian (UPP), melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rokan Hulu, Senin (26/3/2018).

Dalam orasinya mahasiswa juga menyampaikan kebobrokan pelayanan rumah sakit daerah tersebut, seperti buruknya pelayanan kepada pasien BPJS. Kemudian, mereka juga menilai kinerja dokter spesialis yang kurang disiplin.



“Saya adalah korban buruknya layanan RSUD, saya kesal dengan layanan RSUD khususnya kepada pasien BPJS karena lambat dalam penanganan serta proses administrasi rujukannya,” ungkap Ibnu Iqbal salah seorang mahasiswa.

Sementara itu Koordinator aksi Asmarasyah menyampaikan, latar belakang dilakukanya aksi unjuk rasa ini, karena banyaknya keluhan dari masyarakat terhadap layanan RSUD.

“Yang kita lihat selama ini pelayanan RSUD sangat tidak baik. Banyak sekali pelayanan yang terbengkalai baik BPJS, bahkan layanan kelas I pelayanan juga sangat buruk,” tuturnya.

Dalam aksi unjuk rasa ini, ada tiga tuntutan yang disampaikan mahasiswa kepada Pemkab Rohul, khusunya Dinas Kesehatan. Pertama, meminta kepada Dinkes Rohul untuk melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan RSUD.

Kedua, meminta kepada Dinkes Rohul memberi sanksi tegas kepada karyawan RSUD yang bekerja tidak profesional. Dan terakhir, meminta kepada Dinkes Rohul, menelusuri mal praktek yang ada di Kabupaten Rohul. Serta obat-obatan yang sudah tidak layak pakai yang masih masih beredar di seluruh rumah sakit, apotik, klinik, Puskesmas di Rohul.

Surat pernyataan mahasiswa tersebut kemudian ditandatangani Sekretaris Diskes Rohul drg. Septine Asmarwati untuk segera ditindaklanjuti. Namun, menurutnya, saat ini RSUD baru mengalami transisi kepemimpinan dari direktur lama ke direktur baru yang dijabat dr. Novil Raykel.

“Berhubung Direktur RSUD masih baru, berilah kesempatan pada beliau untuk menata dan meperbaiki Layana RSUD seperti yang disampaikan mahasiswa, saya yakin dibawah kepemimpinan drNovil, RSUD Rohul bisa lebih baik lagi,” ucap Septine.*** (mcr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: