Senin, 20 Januari 2020
Home / Spesial Riau / Bengkalis / Kadinsos Bengkalis Beri Warning Kepada Korban Perdagangan Manusia Asal Medan

Kadinsos Bengkalis Beri Warning Kepada Korban Perdagangan Manusia Asal Medan

Kepala Dinsos Hj Martini, memberikan pengarahan kepada 4 orang korban perdagangan orang (Human Trafficking), Rabu (11/12/2019). (Foto: Istimewa)

 

BENGKALIS (RiauNews.com)- Sebelum memulangkan empat orang korban perdagangan orang (Human Trafficking), satu diantaranya anak dibawah umur ke Kota Medan Provinsi Sumut, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkalis Hj Martini, memberikan warning (peringatan) kepada para korban.



“Sebelum adik-adik kami pulangkan, saya ingatkan, cukup sekali kami pulangkan. Jika kembali terulang, akan berurusan dengan hukum. Semoga adik-adik selamat kembali ke keluarga masing-masing,” kata Martini diruang kerjanya Rabu (11/12/2019).

Dinsos Bengkalis memfasilitasi kepulangan mereka ke daerah asalnya yakni di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan pada Rabu, (11/12/2019), mereka adalah LS (17), PR (20), DF (19) dan Ra (21),Martini juga mengingatkan agar kedepannya, para korban tidak lagi mudah terbujuk dengan pelaku kejahatan.

“Hati-hati jangan tergiur, gaji besarlah, kerjaan enaklah. Bersyukur masih diselamatkan Allah sehingga upaya penyeludupan manusia ini berhasil digagalkan.” ujarnya.

Martini menganjurkan jika ingin bekerja di luar negeri, agar mendatangi penyalur kerja yang legal dan diakui keberadaannya.

“Tolong lain kali lebih hati-hati. Pengalaman adalah guru terbaik, ini adalah hidayah dari Allah untuk adik-adik. Biarlah kerja di kampung sendiri, gak apa-apa gaji kecil tapi berkah dan halal. Jangan lupa untuk sampaikan ke teman-teman tentang pengalaman ini, agar mereka tak terjerumus,”pesannya.

Sebelum pada Ahad, (8/12/2019), Tim Opsnal Polsek Bengkalis melakukan penangkapan terhadap seorang wanita pelaku human trafficking, FH alias Ira (32) di salah satu hotel di pulau Bengkalis.

Korban LS (17), PR (20), DF (19) dan Ra (21), sempat disekap di hotel tersebut sebelum digrebek polisi. Sementara, pelaku merupakan warga Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan Provinsi Sumatera Utara.

Berdasarkan hasil gelar perkara dan koordinasi dengan Kasi Pidum Kejari Bengkalis, pelaku FH dijerat Pasal 2 atau Pasal 4 dan Pasal 6 Undang-Undang Nomor 21 tahun 2007 tentang Perdagangan Orang. ***

 

Pewarta: Edi Gustien

%d blogger menyukai ini: