Sab 19 Rabiul awal 1441 H, 16 November 2019
Home / Hukum & Kriminal / Diduga Gelapkan Uang dan Penipuan Rp298 Miliar, Oknum DPRD Riau Sari Antoni Diminta Mundur

Diduga Gelapkan Uang dan Penipuan Rp298 Miliar, Oknum DPRD Riau Sari Antoni Diminta Mundur

Sari Antoni (kiri)

PEKANBARU (RiauNews.com)- Oknum anggota DPRD Riau Sari Antoni diminta mundur jabatannya karena diduga telah melakukan penipuan terhadap masyarakat Pujud Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau.



“Kami Aliansi Mahasiswa Bumi Lancang Kuning Bersatun menuntut agar Sari Antoni mundur dari anggota DPRD Provinsi Riau karena dinilai tidak layak menjadi wakil rakyat Provinsi Riau,” kata Korlap aksi demo dalam orasinya di depan DPRD Riau, Cornelius, Rabu (6/11/2019).

Digelarnya aksi ini kata Cornelius karena lambatnya penanganan perkara oleh Polda Riau, dugaan penipuan dan penggelapan yang mengakibatkan kerugian pada masyarakat Pujud Kabupaten Rokan Hilir sebesar Rp 298.000.000.000, yang dilakukan oleh Sari Antoni selaku pengelola Koperasi Sejahtera Bersama (KSB).

Sari Antoni awalnya dipercaya masyarakat sebagai pengelola hasil panen kebun kelapa sawit seluas 1.102 Hektar di Wilayah Pujud Kabupaten Rokan Hilir.

“Kami Aliansi Mahasiswa Bumi Lancang Kuning Bersatu mendesak Polda Riau untuk menangkap dan menahan Sari Antoni yang diduga keras melakukan penipuan dan penggelapan yang mengakibatkan kerugian pada masyarakat Pujud Rokan Hilir sebesar Rp. 298 miliar,” kata Cornelius.

Dilanjutkan bahwa Aliansi Mahasiswa Bumi Lancang Kuning Bersatu menyatakan mosi tidak percaya kepada Sari Antoni.

“Apabila tuntutan kami tidak diindahkan dalam jangka 7 hari terhitung sejak tuntutan ini dibacakan, maka kami akan melakukan perlawanan secara terus menerus,” tegasnya.

Aksi yang mereka gelar ini tidak mendapat respon dari DPRD Riau dan para mahasiswa melanjutkan aksi ke Polda Riau. ***

 

Pewarta: Edi Gustien

Komentar