14 Desember 2018
Home / Spesial Riau / Tamatan SMK dan Perguruan Tinggi dominasi pengangguran di Riau

Tamatan SMK dan Perguruan Tinggi dominasi pengangguran di Riau

(ilustrasi: pengangguran)

Pekanbaru (RiauNews.com) – Jumlah pengangguran di Provinsi Riau meningkat dibanding tahun sebelumnya. Menurut data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, tahun ini tingkat pengangguran terbuka (TPT) di provinsi ini mencapai 188.410 orang, atau bertambah 8.810 orang dibanding tahun sebelumnya.

Disebutkan Kepala BPS Provinsi Riau, Aden S. Gultom, tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Perguruan Tinggi (PT) mendominasi TPT.



“Dilihat dari tingkat pendidikan pada Februari 2018, TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka) untuk Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK paling tinggi diantara tingkat pendidikan lain yaitu sebesar 9,03 persen,” kata Gultom di Pekanbaru, Senin (7/5/2017).

Sementara TPT tertinggi berikutnya berasal dari lulusan universitas sebesar 8,04 persen. Dengan kata lain, ada penawaran tenaga kerja yang berlebih terutama pada tingkat pendidikan SMK dan Universitas.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) adalah indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak digunakan atau tidak terserap oleh pasar kerja.

“Mereka yang berpendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan apa saja, dapat dilihat dari TPT SD ke bawah paling kecil diantara semua tingkat pendidikan yaitu sebesar 4,24 persen,” katanya.

Jumlah Angkatan Kerja Provinsi Riau pada Februari 2018 sebanyak 3,30 juta orang, bertambah 167.860 orang dibanding Februari 2017. Penduduk yang bekerja pada Februari 2018 sebanyak 3,11 juta orang, bertambah 159.690 orang dibanding keadaan setahun yang lalu.

TPT di perkotaan cenderung lebih tinggi dibanding TPT di perdesaan. Pada Februari 2018, TPT di perkotaan sebesar 7,56 persen, sedangkan TPT di perdesaan hanya 4,52 persen.

Dibandingkan setahun yang lalu, terjadi penurunan tingkat pengangguran di perdesaan, yaitu sebesar 0,06 persen poin sedangkan TPT di perkotaan menurun sebesar 0,02 persen poin.

Berdasarkan lapangan pekerjaan utama pada Februari 2018, penduduk Provinsi Riau paling banyak bekerja pada Kategori Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yaitu sebanyak 1,19 juta orang (38,45 persen), disusul oleh Kategori Perdagangan besar dan Eceran yaitu sebanyak 0,56 juta orang (17,97 persen).

Dilihat berdasar tren sektoral, hampir tidak ada lapangan pekerjaan yang konsisten naik atau turun kontribusinya dalam penyerapan tenaga kerja. Kontribusi penyerapan tenaga kerja bergerak fluktuatif setiap tahunnya. Selama Februari 2017┬┐Februari 2018, kategori-kategori yang mengalami peningkatan persentase penduduk yang bekerja terbesar adalah Kategori Industri Pengolahan (0,95 persen poin); Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib (0,83 persen poin); serta Perdagangan Besar dan Eceran (0,59 persen poin).*** (Antara)

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: