Sab 19 Rabiul awal 1441 H, 16 November 2019
Home / Spesial Riau / Siak / Amblas! Jalan Raya Siak – Button telan truk pembawa cangkang sawit

Amblas! Jalan Raya Siak – Button telan truk pembawa cangkang sawit

Truk pengangkut cangkang sawit yang ikut terbawa saat amblasnya jalan Siak-Buton.

 

 

Siak Sri Indrapura – (RiauNews.com) – Dibalik peristiwa amblasnya sebuah truk pengangkut cankang sawit ke dalam perut bumi di Jalan Raya Nasional Siak – Bangko, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Rabu (07/11/2017), ada keterangan lain dari warga setempat yang menyebutkan keganjilan dibalik kejadian tersebut.

Seperti dituturkan Atjeh (47), warga setempat, ia mengatakan melihat seberkas cahaya seperti bola berwarna biru melesat dari langit dan jatuh tepat di atas tanah tempat truk amblas.

“Usai kejadian, tanah sekitar lokasi langsung retak tak beraturan dan ketika ada truk cangkang melintas, mendadak mesin kendaraan tersebut mati, lalu berlahan truk tersebut miring, dan dalam masa 30 menit amblas masuk perut bumi,” ungkap Atjeh ketika ditemui RiauNews, Kamis (07/11/2019).

Atjeh yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian mengatakan perstiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.300 wib, “saya baru selesai menunaikan sholat Magrib dan duduk di sebuah warung tak jauh dari tempat kejadian sehingga benar- benar melihat seluruh peristiwa tersebut, bahkan kami berteriak kepada supir truk agar segera meninggalkan kendaraan yang mulai kelihatan miring. Kami khawatir supir itu ikut tenggelam” ujar Atjeh memaparkan.

Tidak hanya truk, pepohonan yang ada disekitar tanah amblas tersebut juga ikut terhisap ke dalam perut bumi. “Demi melihat kejadian tersebut, warga yang berada di pinggir jalan langsung berhamburan ke tempat aman karena takut ikut tenggelam,” imbuh Atjeh.

Dipandang tidak wajar, oleh warga setempat peristiwa tersebut malah dikait- kaitkan dengan hal mistik.

“Kalau cerita orang tua- tua dulu, dikisahkan tepat di bawah jalan ini adalah rawa seperti sungai sebagai lintasan ular besar yang akan menuju ke Danau Naga Sakti. Makanya tempat ini selalu banjir meski sudah dibuat pembuangan air atau parit besar,” kata Atjeh meyakinkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Siak, Arif Fadillah, saat meninjau lokasi mengatakan bahwa kejadian tersebut adalah peristiwa alam biasa.

“Ambruknya satu bagian dari Jalan Raya Siak – Buton bukan karena kelebihan kapasitas meskipun memiliki kontur rawa dan setiap hari dilintasi ratusan truk bertonase 50 – 60 ton. Kita belum tahu peristiwa alam seperti apa yang menyebabkan amblasnya jalan ini. Nanti paska penyelidikan baru diperoleh ketarangan lebih jelas,” ujar Arif Fadillah.

 

Pewarta : Ipung Sadewo

Komentar