Sel 15 Rabiul awal 1441 H, 12 November 2019
Home / Spesial Riau / Rokan Hilir / Pelajar SMA Rohil setinggi 2 meter lebih ini ingin menjadi olahragawan

Pelajar SMA Rohil setinggi 2 meter lebih ini ingin menjadi olahragawan

Armenda Jamel, pelajar SMA di Rohil dengan tinggi 2,06 meter bersama ayah dan ibunya. (Foto: detikcom)

Bagansiapiapi (Riaunews.com) – Armenda Jamel, remaja di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau yang memiliki tinggi badan 2,06 meter, mulai dilirik Pemda setempat untuk dibina di bidang olahraga.

Remaja yang berusia 16 tahun dan masih duduk di bangku SMA ini ternyata memang hobi main bola voli dan bercita-cita menjadi seorang atlet.



Remaja kelahiran 22 Oktober 2003 ini mengaku sering ikut bermain voli di sekolah dan di lingkungan tempat tinggalnya.

“Saya dari SMP sudah hobi main voli. Sampai sekarang juga sering belajar passing di sekolah atau di sekitar rumah,” kata Armen dalam perbincangan di kediamannya yang terletak di Desa Banjar 12, Kecamatan Tanah Putih, Rohil.

Anak dari pasangan Joko Kuswoyo (43) dan Miharni (43) ini mengaku bercita-cita ingin jadi atlet.

Keinginan dia menjadi seorang yang sukses untuk membahagiakan kedua orangtuanya.

“Salah satunya pengin jadi atlet. Yang penting jadi orang sukses. Saya ingin bahagiakan keluarga, terutama orangtua,” ungkap Emen.

Selain hobi main bola voli, dia mengatakan sering juga ikut main bola kaki bersama teman-teman sebaya, tapi dia lebih sering bermain voli.

Emen memang cocok sebagai pemain voli karena tingginya hampir sama dengan net lapangan voli orang dewasa.

Tinggi net lapangan voli putra 2,43 meter, sedangkan tinggi Emen 2,06 meter. Dia akan lebih mudah melakukan smes ke arah lawan.

Emen berharap cita-citanya menjadi atlit voli kesampaian. Dia mengaku akan rajin untuk berlatih.

“Saya akan coba tekun berlatih bola voli. Semoga cita-cita saya terwujud,” ucapnya.

Sementara menurut Joko, seiring menjadi perhatian media sekarang pihak Pemda Rohil mulai melirik anaknya untuk dibina bidang olah raga.

“Sudah ada orang Pemda yang bertanya, apa kira-kira hobi olahraga anak saya. Nanti akan dibina dengan mempunyai kelebihan tinggi badan ini,” kata Joko.

Dengan tinggi badan Armen mencapai 2,06 meter, sang ayah terpaksa membobol kusen pintu kamarnya, termasuk juga pintu kamar mandi.

“Kami bobol pintunya, biar anak saya tidak menunduk bila masuk kamarnya atau kamar mandi,” katanya.

Joko memprediksi, tinggi badan anaknya masih akan bertambah lagi. Ini mengingat umurnya masih 16 tahun.

“Bisa jadi nanti badannya akan tinggi lagi,” katanya.***[KOMPAS/DETIK]

Komentar