Ming 23 Muharram 1441 H, 22 September 2019
Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / Tak cukup waktu, pengusaha hiburan malam minta jam operasional diperpanjang

Tak cukup waktu, pengusaha hiburan malam minta jam operasional diperpanjang

Pekanbaru (RiauNews.com) – Aturan main terkait batas waktu operasional tempat hiburan malam sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekanbaru, namun masih ada sejumlah pengelola melanggarnya.



Menyikapi hal tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpo PP) Kota Pekanbaru, Agus Pramono, sengaja mengundang pelaku bisnis hiburan malam untuk diberikan pencerahan agar ke depan seluruhnya dapat mematuhi Perda yang berlaku.

Poin yang paling sering di langgar oleh pengusahan hiburan malam adalah waktu operasional. Dalam Perda Tempat Hiburan Malam, batas akhir operasional adalah pukul 22.00 wib, namun kenyataannya masih ada yang buka hingga pukul 03.00 wib dini hari

“Bila ingin melanjutkan usaha di Kota Pekanbaru, mesti ikut aturan. Bila tidak, akan kita kenakan sanksi. Seberat- beratnya sanksi adalah pencabutan izin operasional,” ujar Agus Pramono.

Pada pertemuan yang dihadiri 15 pengusaha hiburan malam tersebut, pihak Satpol PP hanya memberikan pengarahan dan pembinaan. “Kita telah mengundang 19 pemilik usaha hiburan malam, namun yang hadir hanya 15 perwakilan saja. Lain waktu akan kita undang lagi, namun bila tetap tak hadir, maka saya sendiri yang akan ke tempat mereka,” imbuh Agus lagi.

“Banyak tempat hiburan malam yang tidak patuh terdapat Perda,  khususnya jam operasional. Untuk itu Saya tekankan kepada mereka bah jam operasional  batasnya  pukul 22.00 WIB. Sedangkan dari pengakuan mereka (pengelola red) biasanya tutup jam 02.00 hingga jam 03.00 WIB dini hari, bahkan ad yang sampai pagi jangan-jangan. Tentu hal tersebut menjadi catatan juga buat saya,” tambah Agus.

Agus khawatir bila masih ada pengusaha yang bandel buka hingga dini hari, nantinya justru menibulkan gejolak sosial dari masyarakat sekitar yang mengakibatkan keributan. “Selagi Perda belum direvisi, tentu saja tidak ada tambahan jam operasional,” ujar Agus dengan tegas.

Ditempat yang sama, perwakilan pengelola hiburan malam, Harris Kampai mengatakan pihaknya akan mematuhi peraturan yang ada. Meskipun begitu, pihaknya berharap perda tersebut bisa direvisi kembali.

“Kami akui selama ini kami memang beroperasi melebih jam operasional yang telah tertuang dalam Perda, namun kami juga ingin Pemerintah Kota merevisi Perda tersebut sehingga jam operasional bisa diperpanjang hingga pukul 02.00 wib,” Kata Harris.***

Reporter : Safrinayanti

Komentar
%d blogger menyukai ini: