22 Agustus 2019
Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / Mahasiswa datangi Mapolda Riau pertanyakan pengekangan kebebasan dalam demokrasi

Mahasiswa datangi Mapolda Riau pertanyakan pengekangan kebebasan dalam demokrasi

Sejumlah elemen mahasiswa di Riau melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolda Riau, Pekanbaru. (Foto: Riau Terkini)

Pekanbaru (RiauNews.com) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) melakukan aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah Riau.

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa mempertanyakan komitmen penegakan hukum aparat berwenang, khususnya kepolisian, selama 21 tahun reformasi.



Menurut Koordinator Lapangan Ali Imron, dalam aksinya mengatakan reformasi Indonesia yang sudah dilakukan sejak 21 tahun yang lalu mengalami banyak kemunduran. Misalnya, kebebasan berpendapat yang terus ditekan, demokrasi yang liberal, maraknya ketidakadilan, serta ekonomi yang stagnan.

Baca: Wiranto: Penangkapan tokoh bukan bentuk kediktatoran

“Kita pertanyakan komitmen penegakan hukum sesuai agenda Reformasi 1998,” tuturnya.

Dalam aksi ini, massa menuntut agar kepolisian memperkuat penegakkan hukum yang berorientasi kepada keadilan di tengah masyarakat. Yakni mencakupi kebebasan berpendapat dan penegakkan hukum sesuai prosedur.

Dalam aksi ini, massa juga meminta dilakukannya perbaikan penyelenggaraan pemilu. Sebab, massa menilai terdapat beberapa kekurangan seperti surat suara yang kurang, pengamanan yang kurang, serta banyaknya anggota KPPS yang meninggal dunia.

Baca: Pesan Prabowo ke Eggi Sudjana: Pantang menyerah, kami bersamamu!

“Segera proses secara hukum pelaku yang curang dalam pemilu tentu secara profesional. Seperti penetapan tersangka kasus makar seperti Eggi Sujana,” pungkasnya, demikian Riau Terkini.***

Komentar
%d blogger menyukai ini: