Mon 12 Rabi Al Thani 1441 H, 9 December 2019
Home / Spesial Riau / Kampar / PKS-Gerindra desak Catur Sugeng bahas posisi Wabup Kampar

PKS-Gerindra desak Catur Sugeng bahas posisi Wabup Kampar

Bupati Kampar Catur Sugeng (kiri) didesak parpol pendukung untuk mencari wakilnya. (Foto: Auranews.id)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Kekosongan jabatan Wakil Bupati Kabupaten Kampar membuat gerah partai pendukung Azis Zaenal-Catur Sugeng. Bahkan dua partai pendukung memberikan ultimatum.

Partai Keadilan Sejahterah (PKS) sebagai bagian dari koalisi, berharap jabatan tersebut segera terisi dalam waktu dekat.



“Kita mendorong supaya jabatan wakil bupati Kampar segera diisi. Kita punya hak menyuarakan itu karena bagian dari koalisi,” sebut Bendahara PKS Riau, Makarius Anwar, Jumat (4/10/2019).

Ketua Fraksi PKS di DPRD Provinsi Riau itu menyebut persoalan kekosongan Wakil Bupati di Kampar, menyerupai kasus kosongnya jabatan serupa di Kabupaten Siak.

“Persoalan ini kan ada pada bupatinya. Tapi ingat kami tidak menginginkan jabatan tersebut meski kami mendesak agar Kabupaten Kampar memiliki seorang Wakil Bupati,” tambah Makarius.

Sorotan juga datang dari Partai Gerindra. Sekretaris DPD Gerindra Riau, Hardianto, bahkan menduga lowongnya jabatan Wakil Bupati Kampar dilatari kekhawatiran Bupati Kampar saat ini, Catur Sugeng. Rasa kekhawatiran itu, menurut Hardianto, membuat Bupati Kampar tidak ingin buru-buru membahas sosok Wakil bupati.

“Baiknya Bupati tidak perlu merasa terancam oleh kehadiran Wabup. Terlebih wewenang seorang Wabup itu terbatas,” tegasnya.

Adapun Partai Gerindra termasuk bagian dari partai pengusung Azis Zaenal-Catur Sugeng dalam Pilkada yang berlangsung 2017 silam.

Saat itu Gerindra memberikan 6 kursi yang dimilikinya di DPRD Kampar untuk pasangan tersebut. Jumlah ini hanya kalah dari Partai Golkar yang memiliki 9 kursi di DPRD yang sama.

Hardianto berharap Hardianto, Bupati Kampar Catur Sugeng segera merubah mindsetnya tentang jabatan Wabup. Dia meyakini, tanpa adanya perubahan persepsi, maka Kampar berpeluang tanpa wabup hingga datangnya pilkada selanjutnya.

“Kalau dia berkenan melakukan pembahasan mungkin akan dilakukan,” tekannya.

Hingga akhir tahun 2018 Catur Sugeng merupakan Wakil Bupati Kampar. Dia kemudian menjadi menjadi bupati definitif tak lama setelah meninggalnya Bupati Kampar Azis Zaenal pada penghujung 2018.***

Komentar