Senin, 20 Januari 2020
Home / Spesial Riau / Indragiri Hulu / Tiga gajah masuki pemukiman warga Peranap

Tiga gajah masuki pemukiman warga Peranap

Gajah liar terlihat masuki kebun warga di Peranap, Indragiri Hulu. (Foto: Detikcom)

Rengat (RiauNews.com) – Konflik antara manusia dengan kawanan gajah kembali terjadi di Riau. Satwa bongsor itu mendekati pemukiman masyarakat di Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, dan memakan tanaman sawit milik warga setempat.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau sudah menurunkan tim untuk mengatasi hal ini. Pantauan di lapangan, petugas melihat beberapa gajah berada di belakang pasar tradisional.



“Ada tiga ekor gajah berendam di belakang pasar tradisional di sana, gajah ini juga memakan pohon sawit berusia dua sampai lima tahun,” kata Kepala BBKSDA Riau Suharyono, Rabu (12/6/2019).

Baca: Gajah liar lahirkan anak di SM Balai Raja

Menurut Suharyono, kawanan gajah dewasa ini berasal dari kantong gajah kawasan Tesso Nilo. Lokasi kantong gajah yang masuk ke perkebunan dan mendekati pemukiman itu berjarak sekitar 15 kilometer dari kawasan hutan lindung tersebut.

Untuk menangani masalah ini, BBKSDA Riau juga melibatkan World Wide Fund for Nature (WWF), kepolisian dan pemerintah setempat. Wakil Bupati Indragiri Hulu juga turun membahas konflik ini bersama petugas di lapangan.

“Tak hanya Peranap, Kecamatan Kelayang juga dimasuki gajah yang sama. Setidaknya ada empat desa dan dua kelurahan yang didatangi gajah ini,” sebut Suharyono.

Baca: Harmoni Rimbo, nama bayi gajah pemberian Bupati Pelalawan

Untuk menggiring satwa berbelalai dan bergading ini, BBKSDA berencana menurunkan gajah jinak. Tim Balai Taman Nasional Tesso Nilo dan WWF sudah mengirimkan dua gajah jinak dari Lubuk Kembang Bungo.

Suharyono berharap gajah terlatih bisa menggiring kawanan gajah liar ini ke tempat asalnya. Masyarakat diharap tidak bertindak sendiri karena bisa membahayakan, baik dari satwa maupun dari warga.

“Mohon doanya agar gajah ini bisa digiring ke kantongnya lagi,” imbuh Suharyono.***

%d blogger menyukai ini: