Ming 23 Muharram 1441 H, 22 September 2019
Home / Spesial Riau / Indragiri Hulu / Hendak ke sekolah, bocah 9 tahun tewas terhimpit truk

Hendak ke sekolah, bocah 9 tahun tewas terhimpit truk


Rengat (RiauNews.com) – Untung tak dapat di raih, malang tak dapat diraih. Pepatah itulah yang dialami bocah malang Muhammad Rifaldo atau Aldo (9). Pelajar kelas 2 sebuah sekolah dasar di Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ini tewas terhimpin body truk tronton saat hendak berangkat ke sekolah, pada Kamis (1/3/2018) pagi tadi.

Informasi yang diperolah dari pihak Polres Inhu melalui Kasat Lantas AKP Waras Wahyudi menjelaskan kronolgis kecelakaan lalu-lintas yang merenggut nyawa putra dari Yusni Sadul (55) ini.

“Kejadian berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB tadi di Jalan Lintas Timur Dusun Berapit Luar Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida,” ungkap Kasat Lantas.

Seperti biasa, korban pagi itu hendak pergi ke sekolah dan berada dipinggir jalan, tiba-tiba saja sebuah mobil tronton yang dikemudikan oleh Fransisko Hutabarat (23) terbalik dan menimpa tubuh korban.

“Akibatnya korban mengalami luka berat di bagian kepala, tengkoraknya hancur dan tewas dilokasi kejadian,” ujar AKP Waras.

Dijelaskannya juga, tubuh korban baru dapat dikeluarkan dari himpitan badan truk tersebut setelah melalui proses evakuasi yang berlangsung dramatis oleh anggota Polisi dibantu pihak TNI dan masyarakat, lebih kurang 30 menit.

“Kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat supir mengantuk, pada saat kejadian mobil diduga dikemudikan oleh kernet mobilnya, sedangkan supir yang bernama Amron (52) tidur,” tegasnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini barang bukti mobil bersama sopir dan kernet nya sudah berhasil diamankan ke Polsek Seberida.”

Kedua pengemudi sudah berhasil kita amankan bersama barang bukti berupa mobil ke Polsek Seberida untuk proses hukum lebih lanjut,” tutupnya.*** (MCR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: