Sat 17 Rabi Al Thani 1441 H, 14 December 2019
Home / Spesial Riau / Gubri mengaku karhutla tahun ini lebih berat

Gubri mengaku karhutla tahun ini lebih berat

Gubernur Riau Syamsuar.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Gubernur Riau Syamsuar, mengaku kondisi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi tahun ini lebih berat dibanding tahun sebelumnya, karena dari prediksi dan analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) cuaca kering akan berlangsung hingga Oktober 2019.



“Menurut ramalan BMKG diperkirakan musim kering ini sampai Oktober. Karena itulah kami ajak semua kaum muslimin dan sudah kami sampaikan juga kepada pemuka agama untuk menggelar salat istisqa,” imbau Syamsuar saat memberikan kata sambutan sebelum pelaksanaan Shalat Idul Adha 1440 Hijriah di halaman Masjid Raya Annur Pekanbaru, Ahad (11/8/2019).

Dikatakan mantan Bupati Siak dua periode ini, kabut asap akibat kebakaran lahan merupakan musibah dari sang pencipta.

“Kita sampaikan kepada para Bupati, Walikota, Camat mari kita berdoa minta ampun dan doa minta hujan serta menggelar salat istisqa di wilayah masing-masing, agar musibah ini bisa diringankan,” harap Syamsuar.

Gubri mengaku dirinya sudah berkeliling ke sejumlah daerah di Riau yang terjadi Karhutla, ditemukan fakta petugas pemadam kesulitan mendapatkan air akibat minimnya intensitas hujan.

“Saya sudah berkeliling ke kabupaten dan kota yang kebakaran lahan, kesulitan mendapatkan air untuk pemadaman api. Mari kita doakan petugas pemadam api, bapak TNI Polri yang masih berusaha memadamkan api selalu diberikan kesehatan,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, kabut asap melanda Riau selama dua pekan terakhir. Bahkan, pantauan alat pemantau kualitas udara, menunjukkan udara di Kota Pekanbaru tidak sehat.

Warga yang menggelar aktifitas diluar ruangan diimbau menggunakan masker, termasuk para siswa mulai dari tingkat SD hingga SMA.***

Komentar