Sel 16 Safar 1441 H, 15 Oktober 2019
Home / Spesial Riau / BBKSDA dalami penyebab kematian Dita

BBKSDA dalami penyebab kematian Dita

Kondisi gajah liar Sumatera bernama DIta yang mati. (Foto: MCR)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mulai mendalami penyebab kematian seekor gajah liar Sumatera bernama Dita, di kawasan Suaka Marga Satwa (SM) Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.



Hal ini dilakukan untuk dapat mengetahui penyebab kematian yang masih belum dapat dipastikan tersebut, meski dari gambaran awal satwa dilindungi tersebut mati diduga karena sakit.

Kepala BBKSDA Riau, Suharyono menjelaskan, sebagai tindaklanjut pihaknya sudah menurunkan tim untuk melakukan kroscek di lapangan, sehingga dapat diketahui kondisi riil hewan berbelalau tersebut.

“Kita sudah turunkan tim ke lapangan. Gajah tersebut diduga mati karena sakit, karena hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya luka di bagian badan,” paparnya, Selasa (8/10/2019).

Dengan kondisi itu untuk memastikannya, Suharyono mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan neukropsi terhadap jasad gajah dengan ciri fisik yang tidak memiliki gading dan cacat kaki kiri depan.

Diketahui, gajah bernama Dita ini tidak memiliki telapak kaki di bagian depan, alias buntung, karena terkena jerat tahun 2014 silam.

Dita ditemukan mati dengan posisi tengah terbaring di atas kubangan air di tengah semak belukar, pada Senin (7/10/2019).

Dilihat dari kondisi saat ditemukan, gajah tersebut diperkirakan sudah mati lima hari sebelumnya.

Diharapkan kematian satwa langka tersebut tidak terulang lagi. Mengingat kuantitas satwa langka di Riau dari waktu ke waktu terus mengalami penurunan dan terancam mendekati kepunahan.***

Komentar