Sel 15 Rabiul awal 1441 H, 12 November 2019
Home / Sains & Teknologi / Internet di Wamena di blokir, ini penjelasan Kominfo

Internet di Wamena di blokir, ini penjelasan Kominfo

Meme tak ada internet di Papua.

 

Jakarta (Riaunews.com) – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi melakukan pemblokiran internet di Kabupaten Wamena, Papua.

Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/9/2019).



Dikatakannya, untuk mempercepat proses pemulihan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Wamena, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait.

“Pemerintah memutuskan untuk melakukan pembatasan sementara layanan data telekomunikasi di wilayah Kabupaten Wamena, mulai Senin (23/9/2019) Pukul 12:30 WIT hingga suasana kembali kondusif dan normal,” tuturnya.

Dilansir Detikcom, kendati akses menuju dunia maya diputus pemerintah, masyarakat tetap bisa berkomunikasi menggunakan layanan suara/voice dan pesan singkat/SMS.

Dalam kesempatan ini, diimbau agar masyarakat tidak menyebarkan informasi hoax, kabar bohong, dan hal negatif lainnya.

“Pemerintah kembali mengimbau kita semua untuk tidak menyebarkan informasi hoax, kabar bohong, ujaran kebencian berbasis SARA, hasutan dan provokasi melalui media apapun termasuk media sosial, agar proses pemulihan kembali situasi dan kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Wamena cepat berlangsung,” pungkas Ferdinandus.

Tanggapan operator
Terkait pemblokiran internet di Wamena yang dilakukan pemerintah, operator pada umumnya patuh pada instruksi tersebut.

“Menindaklanjuti arahan dari Kominfo pada hari Senin, 23 September 2019 mengenai pemblokiran sementara layanan Data Telekomunikasi di kota Wamena, maka Telkomsel sebagai operator penyedia layanan telekomunikasi mengikuti perintah yang telah ditetapkan pemerintah tersebut,” sebut VP Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin dalam keterangannya.

“Untuk saat ini, kantor layanan Telkom Group di kota Wamena tidak beroperasi hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Pelanggan dapat memanfaatkan layanan call center di nomor 188,” tambahnya.

Pihak Indosat juga mengatakan hal yang senada. Sementara operator Tri dan XL tidak memiliki layanan data di Wamena.

“Indosat Ooredoo senantiasa menaati arahan dari Pemerintah RI melalui Kementerian Komunikasi dan Informartika terkait pembatasan layanan telekomunikasi data sehubungan dengan kondisi yang terjadi di Wamena. Saat ini layanan kami untuk SMS dan telepon di Wamena masih normal melayani masyarakat. Kami berharap agar kondisi segera kembali normal dan kondusif,” sebut Indosat.

“Pembatasan akses hanya dilakukan atas permintaan pemerintah. Sampai sekarang kami belum punya layanan di Wamena sehingga belum bisa berkomentar. 3 pasti akan selalu mendukung inisiatif pemerintah,” cetus Danny Buldansyah, Wakil PresDir Tri.

Seperti diberitakan, pemerintah telah berkoordinasi dengan operator seluler untuk dilakukan pembatasan layanan internet terkait situasi kerusuhan yang terjadi di Wamena.***

Komentar