Kam 18 Safar 1441 H, 17 Oktober 2019
Home / Politik / TKN Jokowi makin panik, sebut Prabowo-Sandi mainkan drama baru soal Bojong Koneng

TKN Jokowi makin panik, sebut Prabowo-Sandi mainkan drama baru soal Bojong Koneng

Ace Hasan Syadzily.

Jakarta (RiauNews.com) – Seolah seperti dilanda kepanikan melihat jawaban yang diberikan oleh Prabowo Subianto bersama Dahnil Anzar Simanjuntak dalam vlog, guna mengklarifikasi tuduhan “propaganda Rusia” yang dilontarkan Joko Widodo, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menyatakan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tengah memainkan drama terbaru dengan menyebut konsultan politiknya dari Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat.

Juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily menilai klaim asal konsultan itu digunakan agar publik tak terpaku pada konsultan politik yang sebenarnya di pilpres 2019.

“Babak kedua dari drama Rusia yang dimainkan BPN Prabowo-Sandi adalah drama Bojong Koneng. Drama Bojong Koneng adalah memainkan narasi serba lokal baik strategi lokal maupun konsultan lokal,” ujar Ace dalam keterangan tertulis, Senin (4/1/2019).

Ace menuturkan drama Bojong Koneng yang dimainkan BPN Prabowo-Sandiaga tidak akan berjalan. Sebab, masyarakat dapat dengan mudah melihat jejak digital penggunaan strategi firehose of falsehood yang dimainkan kubu Prabowo-Sandiaga selama ini.

Ia berkata Prabowo-Sandiaga terlihat jelas menjiplak strategi kampanye yang sempat digunakan oleh Donald Trump saat Pilpres Amerika Serikat dan Jair Bolosonaro saat Pilpres Brazil.

Terlebih, ia menyebut ada penetrasi teknologi dan penggunaan big data dari konsultan asing dalam memainkan emosi masyarakat lewat sejumlah isu.

“Melihat kemiripan strategi maka sulit untuk percaya itu strategi lokal ala Bojong Koneng,” ujarnya.

Terkait strategi itu, politisi Golkar ini juga menilai dijadikan BPN Prabowo-Sandiaga untuk membenturkan Jokowi dengan pemerintah Rusia. Cara yang digunakan BPN, lanjutnya, dengan membenturkan pernyataan ‘propaganda Rusia’ yang diucapkan Jokowi dengan rekasi Kedutaan Besar Rusia.

“Narasi yang dimainkan adalah Pak Jokowi diserang tidak paham tata krama diplomatik dan sebagainya,” ujar Ace.***

Komentar