Sat 10 Rabi Al Thani 1441 H, 7 December 2019
Home / Politik / Tak jamin akan ada perubahan, Ketua DPRD Riau janji segera atasi kisruh AKD

Tak jamin akan ada perubahan, Ketua DPRD Riau janji segera atasi kisruh AKD

Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet diperiksa KPK terkait kasus suap proyek jalan Duri-Sei Pakning.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Baru seumur jagung, para wakil rakyat yang duduk di DPRD Riau sudah membuat gaduh dan memperlihatkan sikap hanya mementingkan diri sendiri, dari pada bekerja untuk kepentingan masyarakat.

Memperebutkan kedudukan secara gamblang, itulah yang dipertontonkan para politisi yang dipilih melalui Pemilu 2019 lalu.



Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet saat dikonfirmasi mengakui kalau paripurna pembentukan AKD yang sudah dilakukan secara hukum adalah sah. Karena peserta yang hadir mencapai korum 50+1 dari total anggota DPRD Riau 65 orang.

“Kalau masalah tidak hadirnya tiga fraksi, itu masalah intern mereka. Yang jelas kita sudah mengundang dan meminta fraksi bersangkutan untuk kirim nama-nama anggotanya untuk duduk di AKD,” sebutnya, Jumat (11/10).

Sementara saat disinggung mengenai tidak puasnya tentang pembagian pimpinan di AKD, politisi Golkar ini kembali mengakui kalau hal itu dirasa sebelumnya sudah mengakomodir semua pihak. Tapi entah kenapa diakhir-akhir menjelang paripurna terjadi hal seperti ini.

“Kita sudah mengakomodir, tapi kalau menyinggung kepuasan tentu tidak bisa sempurna,” katanya juga.

Kemudian saat dikonfirmasi juga apakah kedepannya akan mengganggu kinerja kedewanan akibat tidak adanya tiga fraksi di AKD, mantan pejabat Bengkalis ini kembali menyebutkan pastilah terganggu. Hal ini akan diupayakan untuk ‘dicairkan’ dengan dilakukan rapat pimpinan dalam waktu dekat terkait pembahasan masalah ini.

“Kita berharap pada kawan-kawan di tiga fraksi ini nanti mau bergabung kembali dan memasukkan atau mengirimkan nana-nama anggotanya untuk duduk di AKD. Ini bisa saja nanti akan dilakukan paripurna kembali dalam penyusunan dan pengumuman AKD Dewan,” tambahnya sembari mengakui kalau anggota dewan dalam menjalankan fungsinya harus masuk dalam AKD.

Sebagaimana yang diberitakan media ini sebelumnya, susunan pimpinan di AKD yang sudah dibentuk adalah Ketua Komisi I Ade Agus Hartanto (PKB), Wakil Amyurlis Alias Ucok (Golkar) dan Sekretaris Iwandi (PDI-P).

Komisi II Ketua Robin Hutagalung (PDI-P), Wakil Ketua M Arpah (PPP) dan Sekretaris Sugianto (PKB).

Kemudian Komisi III Ketua Husaini Hamidi (PPP), Wakil Karmila Sari (Golkar) dan Sekretaris Eva Yuliana (Demokrat).

Komisi IV Ketua Parisman Ikhwan (Golkar), Wakil Dani M. Nursalam (PKB) dan Sekretaris Syafaruddin Poti (PDI-P).

Komisi V Ketua Edi Moh. A Yatim (Demokrat) Wakil Soniwati (PDI-P) dan Sekretaris Sulastri (Golkar).

Sementara itu Ketua BP2D Makmun Solikhin (PDI-P) Wakil Agung Nugroho (Demokrat). Untuk BK Ketua Sukarmis (Golkar), Wakil Abu Khoiri (PKB). ***

Komentar