Sel 15 Rabiul awal 1441 H, 12 November 2019
Home / Olahraga / Raket / Sai Praneeth, si penghancur mimpi Jonatan dan Ginting

Sai Praneeth, si penghancur mimpi Jonatan dan Ginting

Pebulutangkis India Sei Praneeth, mengalahkan dua unggulan Indonesia Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting.

Basel (Riaunews.com) – Sei Praneeth menjadi momok menakutkan bagi pemain unggulan tunggal Indonesia dalam Kejuaaraan Dunia Bulutangkis 2019.

Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting yang berharap bisa pulang dengan menggondol piala, mimpi keduanya dibuyarkan oleh pemain asal India tersebut.



Adalah Ginting yang lebih dahulu menjadi ‘korban’ keganasan Praneeth di babak 16 besar.

Sementara Jonatan mampu menjaga asa target meraih medali untuk wakil tunggal putra. Pemain yang akrab disapa Jojo ini lolos ke babak perempat final setelah mengalahkan andalan Denmark, Jan O Jorgensen.

Tetapi pada akhirnya harapan Jonatan juga pupus di tangan Sai Praneeth. Indonesia tanpa wakil di babak semifinal nomor tunggal putra.

Dikutip dari laman CNNIndonesia.com, menilik cara kekalahan Jonatan dan Ginting, kedua pebulutangkis tersebut punya pola kemiripan saat tumbang di hadapan Sai Praneeth. Baik kekalahan Ginting dan Jonatan sama-sama kalah tragis di gim pertama.

Ginting sempat memimpin 18-15, 19-17 tetapi akhirnya kalah 19-21. Jonatan sendiri bertarung sengit hingga gim pertama harus ditentukan lewat deuce. Jonatan sempat mendapatkan game point tetapi pada akhirnya kalah 22-24.
Sai Praneeth, Pembunuh Mimpi Jonatan dan Ginting

Setelah kalah di gim pertama, Ginting dan Jonatan sama-sama kesulitan di gim kedua dan kalah dengan selisih poin yang lebar. Ginting kalah 13-21, sedangkan Jonatan kalah 14-21.

Usai mengubur mimpi dua pemain Indonesia, Sai Praneeth bakal menghadapi pemain nomor satu dunia asal Jepang, Kento Momota, di babak semifinal.***

Komentar