19 Agustus 2019
Home / Olahraga / Raket / Indonesia main lepas lawan Jepang di semifinal Piala Sudirman

Indonesia main lepas lawan Jepang di semifinal Piala Sudirman

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu seusai memastikan kemenangan atas pasangan ganda putri Denmark pada pertandingan Grup 1B Piala Sudirman 2019 di Nanning, 22 Mei 2019. (Foto: PBSI)

Nanning (RiauNews.com) – Kabid Binpres PP PBSI Susy Susanti menegaskan Indonesia tidak akan terlalu khawatir dalam persiapan laga melawan Jepang di semifinal Piala Sudirman 2019.

Indonesia sukses melaju ke babak semifinal setelah mengalahkan Taiwan dengan skor tipis 3-2. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, dan Praveen Jordan/Melati Daeva jadi wakil yang sukses memberikan poin kemenangan.



Di babak semifinal, Indonesia bakal menghadapi Jepang pada Sabtu (25/5/2019). Jepang maju ke babak empat besar setelah menaklukkan Malaysia dengan skor telak 3-0.

Baca: Juara bertahan Piala Sudirman Korea disingkirkan Thailand

Di atas kertas, Indonesia ada di bawah Jepang dalam Piala Sudirman 2019. Indonesia merupakan unggulan ketiga sedangkan Jepang adalah unggulan pertama.

Susy berharap pemain-pemain Indonesia tidak silau dengan fakta tersebut dan bisa menarik keluar seluruh potensi yang dimiliki.

“Pokoknya main lepas. Kita punya keinginan [untuk menang], dan dari situ kita berusaha. Satu poin demi satu poin. Kita ingin fight.”

Baca: Korea Selatan tundukkan Cina di final Piala Sudirman

“Kita tidak usah lihat di atas kertas seperti apa, head to head seperti apa. Semua bisa terjadi di lapangan. Semangat, berjuang, kerja keras di lapangan itu yang harus dijalani, apapun hasilnya,” kata Susy Susanti seusai pertandingan

Susy menilai sebagai tim unggulan, penampilan Jepang juga tidak terhitung sempurna. Jepang hanya menang tipis atas Rusia di babak penyisihan dan sempat kesulitan menghadapi Thailand.

“Jepang secara kekuatan merata, namun pada saat bertemu Rusia sempat tertinggal. Kami coba mengupas satu per satu. Ganda putra ramai, nanti tinggal melihat rekor pertemuan yang ada.”

“Ganda putri secara head to head kalah, namun di pertandingan ini kita belum tahu hasilnya. Penampilan Greysia/Apriyani sedang naik, mudah-mudahan percaya diri dan tambah berani. Ganda campuran juga sedang naik dengan kemenangan Praveen/Melati. Mudah-mudahan bisa tampil lebih baik,” tutur Susy.

Untuk nomor tunggal, dari segi peringkat, kekuatan Indonesia juga kalah dari Jepang namun pemain-pemain tunggal Indonesia juga punya pengalaman menaklukkan wakil Jepang.

“Untuk tunggal, melawan Kento Momota antara Jojo atau Ginting, head to head pernah menang-kalah. Kita belum tahu Nozomi atau Akane [yang akan turun], cukup ramai juga. Gregoria juga pernah mengalahkan salah satu dari mereka [Akane]. Saya berharap kami bisa tampil maksimal,” ujar Susy.***

Komentar
%d blogger menyukai ini: